Pansus V DPRD KBB Usulkan Nama Jalan Abubakar

Bandung Raya

Senin, 15 Juli 2019 | 19:51 WIB

190715195232-pansu.jpg

SEBAGAI bentuk penghormatan bagi almarhum Bupati Bandung Barat masa periode 2008-2018, H. Abubakar, Panitia Khusus (Pansus) V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat yang juga membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) nama jalan di di Kabupaten Bandung Barat, mengusulkan pembuatan Jln. H. Abubakar.

Wakil Ketua Pansus V DPRD Kabupaten Bandung Barat, Pither Tjuandys mengatakan, usulan nama Jln. H. Abubakar sebagai bentuk penghormatan bagi sosok almarhum Abubakar yang sudah 10 tahun menjabat dan memberikan kontribusi bagi pembangunan dan perkembangan di Kabupaten Bandung Barat.

"Banyak jasa yang telah beliau berikan untuk Kabupaten Bandung Barat selama 10 tahun terakhir. Suda sepatutnya kami memberikan penghargaan yang bisa dikenan, salah satunya dengan mengusulkan nama jalan dengan nama beliau," ujar Pither di Ngamprah, Senin (15/7/2019).

Sehingga, kata Pither, pihaknya akan mengajukan kepada Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna agar mengatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) tentang nama Jln. H. Abubakar, karena masuk hal kongkret dalam pembentukan Kabupaten Bandung Barat.

Politisi yang saat ini menjabat Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat itu menilai, pengusulan nama jalan tersebut akan melalui Rapat Paripurna yang digelar bersama dengan Pemkab Bandung Barat.

"Untuk keputusan ada di pak Bupati. Selanjutnya dari Pemkab akan meminta persetujuan pimpinan DPRD, termuat dalam 1 Pasal Perda yang diajukan ke dewan, dan sekarang sedang dalam pembahasannya," terangnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Ida Widaningsih mengaku setuju dengan pengajuan nama jalan untuk almarhum Abubakar, agar bisa dikenang jasa-jasanya selama memimpin Bandung Barat.

"Saya pribadi sangat setuju dengan usulan nama jalan untuk almarhum pak Abubakar. Ini bentuk penghormatan atas jasa dan pengorbanan beliau selama memimpin. Bagaimanapun juga beliau adalah sosok penting kemajuan Bandung Barat hingga berusia 12 tahun," ungkap Ida.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA