Hati-hati, Modus Pa Ogah Nabrakan Dirinya uintuk Meminta Imbalan di Jalan Sulanjana

Bandung Raya

Minggu, 14 Juli 2019 | 20:23 WIB

190714202855-hati-.jpg

ist

KEJADIAN kurang mengenakkan dialami salah seorang pendengar PRFM, Dwi pada Minggu (14/7/2019) sekira 13.30 WIB siang. Dirinya mengaku ada orang yang pura-pura tertabrak olehnya saat membantu menyebrangkan mobilnya.

Hal tersebut bermula saat Dwi yang mengendarai mobil hendak menuju Jalan Sulanjana dari pintu keluar Baltos. Karena lalu lintas yang cukup padat ada seorang pemuda yang mengenakan celana jeans dan berjaket serta berperawakan kurus, tinggi, berambut lurus dan berkulit putih yang bermaksud menyebrangkan mobilnya.

"Keluar dari Baltos terus kan itu memang macet. Keluar baltos itu kan ada dua belokan ya, kiri langsung muterin Baltos ada juga yang ke seberang, Sulanjana. Biasanya kan biasanya suka ada yang nyebrangin ya, kaya pak ogah gitu ada kaya pemuda gitu," kata Dwi yang dikutip saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Minggu (14/7/2019).

Namun, saat Dwi memberikan imbalan berupa uang receh, pemuda tersebut malah menolak dan terus menyebrangkan mobilnya hingga masuk ke Jalan Sulanjana. Melihat gelagat yang tidak biasa, Dwi mulai menaruh curiga pada pemuda yang ditengarai masih seumuran anak SMA ini.

Benar saja, pemuda itu tiba-tiba terjatuh dan berteriak dengan keras serta meminta Dwi agar bertanggung jawab karena telah menabraknya. Karena tidak merasa melakukan hal yang merugikan, Dwi tidak ambil pusing dan mencoba tenang.

"Tiba tiba dia jatuhin diri di pinggir mobil saya teriak teriak ibu harus tanggung jawab saya (pemuda-red) ketabrak mobil ibu. Saya buka kaca mobil, saya tidak nabrak kenapa saya harus tanggung jawab. Kalau minta tanggung jawab oke, kan kebetulan kalau di ujung jalan Sulanjana-Dago ada polisi, saya ajak kesitu," ujar Dwi.

Setelah diajak ke pos polisi di sekitar Sulanjana, justru sang pemuda menolak dan melontarkan kata-kata yang tidak pantas. Dengan gelagat seperti orang kesakitan, pemuda tersebut menyuruh Dwi untuk meninggalkan lokasi. Anehnya, lanjut Dwi, ketika pemuda tersebut berteriak tidak ada seorang pun yang menghiraukannya.

"Dia gamau (diajak ke pos polisi-red) dia marah pura pura sakit terus dia marah nyuruh pergi sambil sumpah serapah gitu," tandas Dwi.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA