115 Dokter Lulusan Unjani Ikuti Sumpah Profesi

Bandung Raya

Sabtu, 13 Juli 2019 | 22:19 WIB

190713222313-115-d.jpg

Laksmi Sri Sundari

SEBANYAK 115 lulusan Program Studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jendral Achmad Yani (Unjani) mengikuti Sumpah Profesi Dokter di Gedung Sasana Krida, Kampus Unjani Jalan Terusan Jendral Sudirman Kota Cimahi, Sabtu (13/7/2019).

Pengangkatan sumpah dan penyerahan ijazah profesi dokter gelombang keempat Tahun Ajaran 2018/2019 ini, berlangsung dalam sidang senat terbuka Fakultas Kedokteran Unjani yang dipimpin Dekan FK Unjani dr. Priatna Sp.Rad.

Priatna mengatakan, dengan pengangkatan sumpah 105 dokter dan 10 dokter gigi baru, sampai saat ini FK Unjani sudah meluluskan 2.325 orang dokter dan 38 dokter gigi.

“Seperti periode-periode sebelumnya, kelulusan uji kompetensi mahasiswa profesi dokter dan dokter gigi Unjani selalu berada diatas angka rata-rata nasional,” ungkapnya.

Menurut Priatna, kelulusan Uji Kompetensi Teori (CBT) untuk program studi kedokteran saat ini mencapai 85,7%, dengan peraih nilai tertinggi dr. Danial Achmad Dzulfikri. Sedangkan kelulusan Uji Kompetensi Ketrampilan (OSCE) mencapai 95,8 persen dengan peraih nilai tertinggi dr. Fahreza Achmad Firdaus.

Sementara untuk prodi kedokteran gigi FK Unjani untuk periode ini mencapai hasil yang sangat membanggakan baik untuk CBT maupun OSCE, kelulusannya mencapai 100 %, dengan peraih nilai tertinggi drg. Syarifah Zahara.

“Angka kelulusan yang sangat membanggakan itu, tidak lepas dari peran dosen yang berkualitas yang dimiliki oleh 2 Prodi di FK Unjani. Kurikulum berbasis kompetensi yang telah dijalani sejak tahun 2007, membuat lulusan FK Unjani siap terjun ke masyarakat dan sesuai dengan tuntutan standar kompetensi dokter Indonesia, yang dikeluarkan oleh Kolegium Kedokteran Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, dr. Muhammad Hanif Baswedan yang mewakili para dokter baru FK Unjani dalam sambutannya mengatakan, bersyukur atas diraihnya gelar dokter setelah menempuh pendidikan cukup panjang.

"Kami harus bersyukur atas karunia Allah SWT, karena setelah menempuh perjalanan panjang dan berliku akhirnya hari yang dinantikan tiba, kami dilantik menjadi dokter dan dokter gigi, setelah diambil sumpah dan janji," ungkapnya.

Menurut Hanif, tidak terasa waktu berlalu, bila mengingat masa 10 tahun yang lalu, dimana masih bimbang saat melihat kakak-kakak kelas diambil sumpahnya sebagai dokter.

“Sekarang ini merupakan saat dimana akhirnya dapat kita rasakan menjadi seorang dokter dan dokter gigi. Mengenang saat kita menimba ilmu di Fakultas Kedokteran Unjani, pendidikan yang dipenuhi dengan suka dan duka dan hari demi hari kita lalui bersama secara mandiri,” bebernya.

“Belum lagi kami harus beradaptasi dengan waktu belajar, kadang malam hari, dini hari, siang dan sore hari. Sehingga tidur pun tidak menentu, kadang sampai larut malam baru tidur atau menjelang pagi," bebernya.

Keberhasilan tersebut kata Hanif, tentunya atas jasa para pengajar dan pembimbing di FK Unjani, termasuk para orang tua dan keluarga yang telah mendukung dan mensuport mereka dengan luar biasa.

Oleh karenanya mewakili rekan-rekannya Hanif menyampaikan ucapan terima kasih yang tidak terhingga, kepada orang tua yang telah mendukung mereka dengan penuh kasih sayang.

"Kami juga berjanji akan melaksanakan tugas-tugas kami dengan penuh rasa tanggung jawab, belas kasih, dan kemanusiaan," pungkasnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA