Satgas Citarum Sektor 21 Temukan Pabrik Buang Limbah Sembarangan

Bandung Raya

Kamis, 11 Juli 2019 | 18:15 WIB

190711175405-satga.jpg

net

Ilustrasi.

SATUAN Tugas (Satgas) Citarum Sektor 21  menemukan pabrik yang membuat saluran pembuangan air limbah secara tersembunyi atau ilegal.  Saluran tersebut kemudian langsung ditutup permanen dengan cara dicor oleh tim Satgas Citarum Sektor 21.

Pabrik yang kedapatan memiliki saluran pembuangan "siluman" itu, yakni PT Bintang Warna Mandiri (BWM) yang berlokasi di Jalan Cibaligo, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

"Kami mengetahuinya saat melakukan patroli beberapa waktu lalu. Pihak pabrik kedapatan membuang limbah kotor melalui pembuangan yang tidak sesuai dengan titik koordinat yang sudah ditentukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH)," ungkap Komandan Sektor 21 Satgas Citarum, Kolonel Inf Yusep Sudrajat saat dihubungi melalui ponselnya, Kamis (11/7/2019).

Saluran yang biasa disebut saluran siluman tersebut dibuat pihak pabrik, karena Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang ada tidak berfungsi secara maksimal. Sehingga limbahnya langsung dibuang ke aliran sungai Citarum melalui saluran tersembunyi.

"Saluran pembuangan itu langsung kami tutup dengan cara dicor permanen, dan tidak akan dibuka lagi agar pengelola pabrik membuat saluran sesuai dengan aturan," bebernya.

Limbah yang dibuang melalui saluran pembuangan tersembunyi tersebut diduga merupakan limbah yang belum diolah, sehingga bisa mencemari aliran sungai Citarum.

"Salurannya itu berada dibelakang pabrik, dan airnya dibuang secara langsung ke anak aliran sungai Citarum yang berada dibawah pabrik," kata Yusep.

Berdasarakan hasil pengecekan, sambung Yusep, limbah yang dibuang melalui saluran siluman itu airnya berwarna cokelat, panas dan berbau. Sehingga pihaknya langsung berkoordinasi dengan DLH Kota Cimahi untuk memberikan peringatan.

"Untuk sanksi harus dilakukan DLH, karena kami hanya melakukan penyisiran saja. Dan seharusnya memang langsung di follow up DLH," tegasnya.



Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA