Dalam Pilkada Serempak 2020, Golkar Jabar Akan Turunkan Kader Terbaik

Bandung Raya

Selasa, 9 Juli 2019 | 19:15 WIB

190709191053-dalam.jpg

PARTAI Golkar Jawa Barat menyatakan kesiapannya untuk menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020. Golkar Jawa Barat pastikan terjunkan kader terbaiknya.

Diketahui Pilkada serentak di Jawa Barat bakal ada delapan kota/kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada, yaitu, Pangandaran, kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Bandung, Depok, Karawang, Cianjur, Depok dan Indramayu.

"Dari depalan daerah yang pilkada tujuh kami sudah siap semuanya kader kami, tinggal satu Depok yang memang kami belum siap," kata Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi saat ditemui di kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang Kota Bandung, Selasa (9/7/2019).

Kemudian dari tujuh ini kata Dedi, semua calon dari partai Golkar dipastikan menjadi calon Bupati, hanya untuk kabupaten Pangdaran kemuningkinan masih di kursi calon wakil.

"Untuk Pangandaran dengan yang sekarang ini masih harmonis, kami paling masih tetap di nomor dua," kata Dedi.

Menurut Dedi, untuk Indramayu dan Cianjur adalah daerah yang terlihat paling siap untuk partai Golkar di Pilkada nanti, bahkan sudah ada orang yang akan maju di Pilkada nanti.

"Untuk namanya nanti kami umumkan, karena masih ada beberpa bulan lagi untuk menghadapi tahapan pilkada," ucapnya.

Kemudian terkait koalisi Dedi menjelaskan, bahwa Golkar Jawa Barat tidak mematok harus linier dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) sekarang, kata dia, koalisi tergantung dari kondisi daerah masing-masing.

"Tidak harus ada linier-linieran kalau untuk daerah, kita lihat saja dengan partai mana yang akan berpontensi menang," tuturnya.

Sementara itu dari informasi yang beredar, untuk Kabupaten Cianjur bakal calon Bupati paling kuat adalah Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ade Barkah Surachman. Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat ini disebut-sebut sudah memiliki kans yang cukup tinggi karena dari hasil survei Ade Barkah menempati posisi pertama dibanding dengan kandidat lain.

Menanggapi hal tersebut Ade mengaku, hingga saat ini belum mempersiapkan untuk pilkda Cianjur, paslanya kata dia, pemilihan legislatif baru selesai bersamaan dengan pilpres.

"Saya masih cape pileg pilpres baru selesai, ya kalau sekarang maju di pilkada belum siap," ujarnya.

Kendati demikian Ade menuturkan, ketua DPD Jawa Barat Dedi Mulyadi sudah menawarkan dirinya untuk maju di Pilkada Jawa Barat, namun sampai saat ini dirinya masih menolak tawaran itu.

"Tawaran dari pak Dedi saya tolak, karena saat ini memang belum siap," katanya.

Namun dikatakan Ade, politik ini dinamis mungkin nanti bisa saja dirinya maju. "Karena saya tahu karekter ketua saya, paling nanti saya di paksa dan saya harus siap," tutur Ade.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA