PT Jabar Energi Telah Operasikan SPPBE dan Jaringan Gas Rumah Tangga.

Bandung Raya

Senin, 8 Juli 2019 | 18:44 WIB

190708184505-pt-ja.jpg

ist

BADAN Usaha Milik Daerah (BMUN) Jawa Barat PT. Jasa Sarana fokus membantu program pemerintah provinsi Jawa Barat melalui anak perusahaannya PT Jabar Energi.

PT Jabar Energi yang berkerja penuh untuk mengembangkan usaha energi midstream yang berbasis Public Service Obligation (PSO), saat ini telah mengoperasikan Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) dan Jaringan Gas Rumah Tangga.

“Untuk komitmen dalam ketahanan energi di Jawa Barat tersebut, kami akan melakukan analisis wilayah dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat pra sejahtera, sehingga JE dapat ikut mewujudkan energi berbasis lingkungan,” kata Dyah SH Wahjusari, Direktur BUMD Jasa Sarana di Bandung, Senin (8/7/2019).

Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Cikamuning telah dinyatakan lulus audit Pertamina Way, resmi beroperasi sejak Tahun 2014 dengan rata-rata penyaluran harian gas elpiji subsidi 3 kg sampai dengan 40 ton per hari, khusus untuk wilayah Kabupaten Bandung Barat.

“Jabar Energi menggunakan dua armada skidtank untuk mengangkut bulk elpiji, dan 10.000 tabung per harinya, kami salurkan melalui agen-agen. Dalam waktu dekat, PT Jabar Energi akan mengembangkan SPPBE berkapasitas 50 ton per hari lainnya di wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi,” ujarnya.

Sementara itu Direktur PT Jabar Energi, Ahmad Riski Rasyid menjelaskan, sejak Tahun 2011, PT Jabar Energi (JE) juga telah ikut dalam pengembangan energi hilir, yakni sebagai pengelola Jaringan Gas Bumi untuk rumah tangga dan pelanggan kecil berupa rumah tangga dan usaha kecil di Kota Depok, sebanyak 4.000 satuan sambungan.

“Tahun 2019 ini, Jabar Energi akan mengelola integrasi pengelolaan jaringan gas tambahan sebanyak 6.230 satuan sambungan di Kota Depok. Ini merupakan Rekomendasi Pemerintah Kota Depok,” ujarnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA