BPR Kerta Raharja Diwacanakan Berubah dari PT Jadi Perseroda

Bandung Raya

Senin, 24 Juni 2019 | 15:02 WIB

190624150240-bpr-k.png

PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kerta Raharja Kabupaten Bandung diwacanakan akan diubah dari Perseroan Terbatas (PT) menjadi Persero Daerah (Perseroda). Perubahan status badan hukum ini harus dilakukan karena telah diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017  tentang BUMD dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 94 Tahun 2017 tentang pengelolaan BPR milik Pemerintah Daerah.

Direktur Utama PT BPR Kerta Raharja, Mochamad Soleh Pios mengatakan, saat ini kepemilikian modal BPR Kerta Raharja mayoritas masih tetap dipegang oleh Pemerintah Daerah Kabupaten  Bandung di atas 80 persen. Sedangkan jika Perseroda maka saham yang dimiliki daerah minimal 51 persen.

"Kalau kembali ke Perseroda sebenarnya itu turun lagi. Sebelum melakukan perubahan status badan hukum, kami melakukan studi banding ke BPR di Tangerang dan Serang yang sudah melakukan perubahan," ujar Pios saat ditemui di Soreang, Kab. Bandung, Senin (24/6/2019).

Pios melanjutkan, untuk perubahan status badan hukum ini, pihaknya menargetkan rampung pada 2020 mendatang. Begitu juga mengenai kepengurusan akan dilakukan seleksi yang dilakukan oleh panitia mandiri.

"Awal 2020 harus sudah menjadi Perseroda. Manajemen nanti mengadakam rekruitmen calon pengurus akan dilakukan open bidding oleh KPM (kuasa pemilik modal)," katanya.

Dirinya menambahkan, perubahan status badan hukum ini tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun yang penting, kata Pios, pihaknya akan mematuhi semua aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah serta regulasi yang dikeluarkan oleh OJK, BI, LPS, perpajakan dan lainya yang berhubungan dengan operasional BPR. Sehingga, nantinya semua BPR milik Pemda memiliki status badan hukum yang sama.  

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, Tedi Kusdiana mengatakan, pihaknya sudah mengetahui wacana perubahan status hukum PT BPR Kerta Raharja dari PT menjadi Perseroda. Saat ini pihaknya masih akan berkoordinasi dengan jajaran direksi PT BPR Kerta Raharja.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA