Pemerintah Revisi Jalur Prestasi PPDB SMA dari 5% Menjadi 15%

Bandung Raya

Sabtu, 22 Juni 2019 | 09:04 WIB

190622085620-pemer.jpg

SURAT edaran yang dikeluarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy yang berisikan tentang revisi kuota penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur prestasi menjadi 15% dinilai merupakan langkah yang bijak. Meski tergolong last minute, pengamat mutu pendidikan dan sekolah, Idris Apandi mengatakan revisi ini merupakan jawaban atas keluhan yang muncul pada PPDB tahun ini.

"Ini langkah yang cukup bijak dari Mendikbud setelah mendapatkan keluhan dan juga tekanan dari beberapa pihak berkenaan dengan carut marutnya ya karena memang peserta didik yang baru. Ini sudah terjadi setiap tahun kan PPDB ini memunculkan berbagai persoalan," ujarnya yang dikutip saat on air di PRFM, Sabtu (22/6/2019).

Menurut Idris, pembagian persentase sistem zonasi yang diterapkan pada tahun ini memiliki tujuan yang baik. Namun, pada penerapannya memang banyak yang harus dibenahi oleh pemerintah secara bertahap dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, masalah yang muncul dalam PPDB tahun ini diakibatkan oleh orang tua murid yang masih tidak yakin atas kualitas yang tidak merata pada setiap sekolah. Sehingga, lanjut Idris, pemerintah harus mengubah cara pandang orang tua murid tersebut dengan penyetaraan pada setiap elemen pendidikan, baik sarana prasarana maupun tenaga pendidik dan standar akademik yang merata.

"Masyarakat harus bisa diyakinkan untuk memiliki pola pikir menyekolahkan anak dimanapun kualitas atau layanan yang diterima oleh mereka itu sama. Cara meyakinkan mereka itu membangun mutu sekolah relatif sama," tandasnya.



Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR