Disdik Jabar Tak Akan Diskualifikasi Calon Siswa yang Curang di PPDB

Bandung Raya

Jumat, 21 Juni 2019 | 09:46 WIB

190621094743-disdi.jpg

dok

Ilustrasi

DINAS Pendidikan (Disdik) Jawa Barat tidak akan mendiskualifikasi calon peserta didik yang diduga menggunakan alamat sama dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Hal tersebut untuk melindungi hak mereka sebagai anak yang harus bersekolah.

"Anak-anak itu harus kita lindungi, mereka tetap harus sekolah, soal anaknya sekolah dimana semua diserahkan kepada orang tuanya," ujar Kadisdik Jabar, Dewi Sartika seperti dikutip prfmnews.com, Jumat (21/6/2019).

Untuk mendapatkan informasi lebih mengenai kasus dugaan kecurangan tersebut, Dewi memastikan pihaknya akan memanggil orang tua mereka pada 24-26 Juni 2019 mendatang.

Untuk melindungi hak anak, pihaknya juga melarang orangtua yang dipanggil membawa anaknya saat dipanggil Disdik. Saat dipanggil, pihaknya menyarankan orangtua mengambil jalur prestasi, bukan zonasi.

Jika nilai anaknya kurang bagus, Disdik menyarankan untuk sekolah ke swasta. Yang terpenting, sambung Dewi, kejadian ini tidak mengorbankan anak.

Dewi menambahkan, Pemprov Jabar sudah membentuk tim investigasi yang terdiri dari Disdik, Disdukcapil, dan Satpol PP untuk menindaklanjuti temuan dugaan kecurangan ini.  Dari hasil penelusuran Tim tersebut, ditemukan 10 Kepala Keluarga (KK) bermasalah.

"Hasil tim investigasi selama dua hari kemarin menjadi data yang cukup untuk menjadi pegangan kami," tambahnya.

Baca juga: Ada Kejanggalan di PPDB SMAN 3 Bandung, Calon Siswa Beralamat di SMPN 2

Sebelumnya, Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) menerima laporan kejanggalan dan kecurangan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 dari warga maupun para guru.

Salah satu laporan yang diterima adalah adanya 8 siswa yang mendaftar ke SMA 3 dan SMA 5 Bandung dengan menggunakan alamat yang sama.

Dalam data PPDB Online Jabar, ke delapan siswa tersebut berasal dari SMP yang berbeda. Namun, mereka mencantumkan alamat yang sama yaitu di Jalan Kalimantan dan Bali. Sedangkan panitia PPDB mencantumkan alamat sesuai kartu keluarga (KK).

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA