Dua Hafiz/Hafuzah Lulusan UIN SGD Diwisuda

Bandung Raya

Minggu, 16 Juni 2019 | 21:45 WIB

190616214608-dua-h.jpg

Nana Sukmana

DUA hafiz/hafizah Quran lulusan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dilantik  dan mendapat penghargaan sebagai wisudawan terbaik pada wisuda ke-74 UIN SGD Bandung di Aula Anwar Musaddad, Kampus I, Jalan A.H. Nasution 105, Cipadung, Cibiru, Kota Bandung, Minggu (16/6/2019).

Keduanya, yakni Edi Riyanto, S.Sos., jurusan Komunikasi Penyiaran Islam asal Kebumen, dan Sipa Nurazizah, S.Sos., jurusan Manajemen Dakwah asal Kabupaten Bandung.

Selain Edi Riyanto dan Sipa Nurazizah, empat wisudawan berpredikat "dengan pujian" (cumlaude)

mendapat pula penghargaan dari Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si. Keempatnya, yaitu Summayyah Burhani, S.Ag., Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi dengan IPK 3,99, Muhammad Satria Abdulkarim, S.Ag., Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam dengan IPK 3,97, Hana Sabilina Purnama, S.H., Jurusan Hukum Ekonomi Syariah dengan IPK 3,96, Nurma Hisin, S.Sos., Jurusan soliologi dengan IPK 3,94, Nisa Nur'aesih, S.E., Jurusan Manajemen Keuangan Syariah dengan IPK 3,91.

Mahmud mengatakan, kedua wisudawan merupakan santri dari Rumah Alquran yang dipersiapkan untuk menjadi sarjana-ulama di tengah-tengah abad milenial. Di samping mereka berhasil mengantongi ijazah dari disiplin ilmu yang mereka geluti, juga hafal dan menguasai Alquran 30 Juz.

"Inilah santri-santri zaman now yang hebat. Mereka memahami ilmu, menguasai teknologi, dan hafal Alquran beikut kandungannya. Ke depan, kami akan mencetak lebih banyak sarjana yang juga hafiz/hafizah," ungkapnya seusai prosesi wisuda.

Menurutnya, pada wisuda ke 74 ini, ada 942 wisudawan yang dilantik. Mereka berasal dari Fakultas Ushuluddin (105 orang), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (138 orang), Fakultas Syariah dan Hukum (220 orang), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (93 orang), Fakultas Adab dan Humaniora (49 orang), Fakultas Psikologi (30 orang), Fakultas Sains dan Teknologi (85 orang), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (209 orang), program magister (6 orang), dan program doktoral (7 orang).

Mahmud berharap semua wisudawan UIN SGD Bandubng mampu menjadi orang yang pandai, bukan hanya dinilai dari jenjang pendidikan yang telah ditempuh, melainkan menjadi orang yang paling takwa.

“Jangan hilangkan kualitas takwa karena kita telah menyelesaikan kuliah S1, S2 dan S3. Rasullulah bersabda agar kamu
bertakwa kepada Allah, maka kamu akan menjadi orang yang paling pandai,” tegasnya.

Dikatakannya, kualitas seseorang itu dinilai dari ketakwaannya. Jika, semakin bagus kualitas ketakwaan seseorang, maka semakin pandai dan bagus pula kualitas diri orang tersebut. “Jadi kualitas ketakwaan itu harus dijaga. Setinggi apapun jenjang pendidikanyang telah dilalui, akan menjadi sia-sia apabila tidak diimbangi dengan ketakwaan kepada Allah,” tegasnya.

Rektor menyampaikan, apa pun yang dihadapi seseorang, jika ia memiliki ketakwaan maka akan selamat dunia dan akhirat. Oleh karena itu, katanya, setiap manusia harus meningkatkan kualitas ketakwaan

Ketua Ikatan Alumni (IKA) UIN SGD Bandung, Dr. Hj. Reni Marlinawati, berpesan kepada seluruh wisudawan untuk terus menjaga nama baik almamater kampus dan marwah perguruan tinggi sebagai kader pejuang syiar Islam.

"Alumni harus meningkatkan kemampuan keilmuan dan memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar atas apa yang telah diraihnya," kata Reni.

Dikatakannya, ada riga hal yang menjadi kewajiban IKA UIN SGD Bandung, yakni  menjaga kualitas dan marwah pergueuan tinggu,  mengarahkan dan memberikan wawasan tentang jejaring sosial, dan membuat data base seluruh alumni.

"Dalam waktu dekat kami akan segera merealisasikan program kerja ini," pungkasnya

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR