Kekurangan Guru Besar, Unisba Lakukan Sejumlah Percepatan

Bandung Raya

Kamis, 13 Juni 2019 | 17:55 WIB

190613175613-kekur.jpg

Hj. Eli Siti Wasliah

UNIVERSITAS Islam Bandung (Unisba) berkomitmen meningkatkan performanya dengan sejumlah percepatan. Ini dilakukan untuk menjawab tantangan yang semakin berat di masa depan.

"Kita sudah menyiapkan beberapa program untuk percepatan tersebut. Misalnya mendorong percepatan guru besar," ungkap Rektor Unisba, Edi Setiadi kepada wartawan di sela-sela halal bihalal di kampus Unisba Jalan Tamansari, Kamis (13/6/2019).

Ia mengatakan tahun depan menambah guru besar 15 orang. Tahun berikutnya menambah lagi 15 orang. "Unisba memang mengalami krisis guru besar. Padahal kami yang masuk dalam lima besar di Jabar, harus terus meningkatkan performanya," jelas Edi.

Ia menilai, keterlambatan penambahan guru besar di Unisba selama ini, disebabkan masih kuatnya anggapan sulit meraih jabatan guru besar. Banyaknya persyaratan dianggap sebagai hambatan.

"Padahal kenyataannya persyaratan itu sebagai dorongan negara menjadi tertib. Oleh karena itu, pihak universitas turun membantu untuk mempercepat proses mendapatkan gelar guru besar," ucapnya.

Menurut Edi, percepatan guru besar juga akan mendorong karier dari dosen yang berada di bawahnya. Misalnya yang menjabat lektor akan naik menjadi lektor kepala.

Program percepatan berikutnya, kata Edi, Unisba berkomitmen mengejar peningkatan klasterisasi perguruan tinggi. Saat ini, Unisba menempati posisi 71 secara nasional.

"Dengan raihan akreditasi internasional yang sudah kita ajukan akan mendorong posisi Unisba naik. Mudah-mudahan posisi kita di 30 besar," kata Edi.

Dikatakan, percepatan terakhir, rencana Unisba akan memiliki rumah sakit pendidikan. Program ini merupakan bagian dari kontribusi Unisba terhadap pembangunan di Jabar.

Informasi terakhir, kata Edi, tim Unisba masih mencari lahan untuk membangun rumah sakit pendidikan. Saat ini ada peluang untuk membeli lahan seluas 3 hektare di wilayah Arjasari Kab. Bandung.

"Kalau lahan ini bisa dibeli tahun ini, maka kami akan segera membangun pada tahun depan. Pembangunan ini linear dengan program Provinsi Jabar," jelasnya

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR