Gojek Berikan Pelatihan Wirausaha pada Pengusaha Perempuan

Bandung Raya

Kamis, 13 Juni 2019 | 17:50 WIB

190613175140-gojek.jpg

Rio Ryzki Batee

UNTUK memperluas pasar bisnis UMKM perempuan, Gojek memberikan pelatihan wirausaha. Dalam pelatihan tersebut, para pengusaha perempuan disinergikan dengan berbagai pelayanan platform Gojek kepada masyarakat.

Head Regional Corporate Affairs Gojek, Wildan Kesuma mengatakan, para pengusaha perempuan yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), diarahkan lebih dekat dengan teknologi dalam meluaskan pangsa pasarnya.

"Kepada UMKM khususnya kuliner, kami sinergikan dengan program Go food dan Go pay. Di mana dapat membantu meluaskan pasar hingga 25 kilometer dari tempatnya tinggal, tentu ini akan membantu bagi UMKM kecil dan menengah," ungkapnya disela-sela kegiatan di Hotel Banana Inn, Jln. Setiabudhi, Kota Bandung, Kamis (13/6/2019).

Menurutnya, terdapat 150 pengusaha perempuan yang mengikuti pelatihan tersebut, dengan harapan dapat memajukan bisnis mereka. Terlebih dengan trend di masyarakat saat ini, yang sudah cukup banyak menggunakan layanan Go food tersebut.

Dikatakannya dengan pemanfaatan teknologi tersebut, maka dapat menjawab tantangan para pelaku UMKM akan perkembangan zaman. Mengingat di era digital saat ini, penggunaan teknologi dapat membantu memasarkan produk hingga mengatur keuangan.

"Jadi dengan bukan hanya Go food, tapi juga dapat diupayakan dengan Go pay karena melihat mulai berkembang di masyarakat akan program non tunai. Yang dianggap lebih praktis dan fleksibal," tuturnya.

Wildan menerangkan sejak pertama kali diluncurkan pada 2015 silam, layanan Go food telah menggandeng 400 ribu mitra UMKM, yang 96 persen merupakan pelaku usaha kuliner. Kelebihan dapat dirasakan dengan lebih mudahnya para UMKM mengatur berbagai produk dan promosi dalam layanan Go food.

"Di Indonesia, termasuk Jawa Barat bagi layanan Go food untuk jumlah order tumbuh tiga kali lipat dalam periode 2017-2018. Juga jumlah mitra UMKM yang bertambah tiga kali lipat dalam periode yang sama," terangnya.

Melihat perkembangan tersebut, pihaknya berharap pelatihan ini dapat membantu para UMKM yang diinisiasi oleh kaum hawa, untuk lebih maju dan berbasis teknologi. Karena pemanfaatan teknologi dapat membantu memecahkan masalah ketimpangan ekonomi di masyarakat.

"Kita berharap terus bertambah mitra UMKM dari kalangan pengusaha perempuan. Dengan demikian, dapat membantu mendorong perekonomian di masyarakat," tambahnya

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR