Rumah Zakat Salurkan Bantuan Hingga ke Enam Negara Konflik

Bandung Raya

Kamis, 13 Juni 2019 | 15:54 WIB

190613155440-rumah.jpg

Darma Legi

RUMAH Zakat telah menyampaikan amanah kepada 347.768 penerima manfaat di 1.440 Desa Berdaya yang tersebar di seluruh Indonesia melalui berbagai program pada Ramadan 2019.

Program tersebut di antaranya program reguler pemberdayaan kepada 183.219 penerima manfaat, program Ramadan Berdaya Berbagi Buka Puasa (BBP) sebanyak 135.645 paket, Kado Lebaran Yatim (KLY) 14.142 paket, Bingkisan Lebaran Keluarga (BLK) 5.441 paket, Syiar Quran (SQ) 7.317 paket, Janda Berdaya (JB) 1.885 paket, dan Ramadan Bebas Hutang (RBH) 119 orang.

Untuk wilayah bencana Rumah Zakat juga menyalurkan paket Ramadan yakni 3.390 paket BBP, 429 paket KLY, 950 paket BLK, 105 paket JB, dan 345 paket SQ.

Chief Program Officer Rumah Zakat, Murni Alit Baginda mengatakan, sepanjang Ramadan 2019 pihaknya juga telah menyalurkan bantuan untuk warga di enam negara yang terkena konflik seperti Palestina, Myamar, Bangladesh, Marawi, Suriah, dan Yaman. Adapun jumlah penerima manfaat yang dibantu sebanyak 18.935 orang.

Di samping itu, bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia membuat Rumah Zakat memberikan perhatian lebih terhadap penanggulangan bencana dengan membentuk Rumah Zakat Action yang merupakan unit kebencanaan Rumah Zakat. Sejak diresmikan pada awal tahun 2019, unit tersebut telah melakukan Aksi Peduli Bencana Nasional di 50 titik bencana di seluruh Indonesia (periode Januari-Mei 2019).

Dalam Aksi Peduli Bencana tersebut, Rumah Zakat telah menugaskan sebanyak 1.090 relawan yang tersebar di seluruh Indonesia dan telah membantu sebanyak 61.596 penerima manfaat korban bencana.

"Rumah Zakat Action ini hadir untuk membantu warga yang terdampak bencana di seluruh Indonesia. Selain itu, kami juga berupaya untuk membentuk Program Kesiapsiagaan Bencana di wilayah Desa Berdaya yang berpotensi terkena bencana," terangnya di Kantor Rumah Zakat, Kamis (13/6/2019).

Awal Juni 2019, Indonesia kembali dilanda bencana banjir di beberapa wilayah Indonesia di antaranya banjir di Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, dan di Samarinda. Menanggapi hal tersebut, Rumah Zakat Action menugaskan lima relawan untuk melakukan proses evakuasi dan menyalurkan berbagai bantuan untuk korban di Ngabang.

"Rumah Zakat Action menyalurkan 200 paket Superqurban dan paket sembako untuk memenuhi kebutuhan pangan warga. Kami menyediakan satu unit ambulans dan perahu karet yang digunakan untuk proses evakuasi dan mobilisasi warga," tuturnya.

Murni melanjutkan, Rumah Zakat Action membuka Posko di Jalan Pemuda, Dusun Tungkul, Desa Hilir, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Banjir yang terjadi di wilayah Ngabang berdampak pada enam dusun yaitu Dusun Hilir Tengah, Dusun Raiy, Dusun Pesayangan, Dusun Hilir Kantor, Dusun Tanjung, dan Dusun Pulau Bendu dengan total warga yang terdampak di Dusun Reiy berjumlah 852 jiwa.

Sedangkan banjir di Samarinda, Rumah Zakat Action telah melakukan Aksi Peduli Bencana dengan menugaskan enam personil relawan dan tim kaji cepat, menyalurkan 470 paket Superqurban, mendistribusikan 700 paket makanan, serta First Aid untuk para korban banjir.

Menurut data BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Kalimantan Timur per Senin (10/6) pukul 10.00 WITA, banjir yang terjadi berdampak pada rumah warga dan fasilitas umum.

"Banjir di Samarinda berdampak pada 10.000 jiwa, 10.000 rumah warga, 10 hektare sawah terendam, dan berdampak pada empat kecamatan," katanya.

Bencana banjir di awal bulan Juni tidak hanya melanda wilayah Kalimantan, hujan deras yang mengguyur wilayah Konawe Utara sejak Sabtu (8/6) hingga Minggu (9/6) menyebabkan banjir dan mengakibatkan 28 desa terendam dan terisolir. Menurut data dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Konawe Utara, data pengungsi sampai Minggu pukul 23.00 WITA berjumlah 1.054 KK atau 4.089 jiwa.

"Masih terdapat delapan desa yang belum bisa dijangkau karena derasnya aliran air dan akses jalan menuju desa terputus. Rumah Zakat akan terus fokus untuk menggalakkan Aksi Peduli Bencana Nasional. Semoga dengan adanya bantuan yang kami berikan, baik itu bantuan tenaga relawan, bantuan pangan, maupun berbagai bentuk bantuan lainnya bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah," jelasnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR