Gubernur dan Kapolda Jabar Imbau Warga Tak Datang ke Mahkamah Konstitusi

Bandung Raya

Kamis, 13 Juni 2019 | 09:10 WIB

190613091031-gubur.jpg

dok

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

GUBERNUR Jawa Barat, Ridwan Kamil mengimbau masyarakat agar tidak pergi ke Mahkamah Konstitusi di Jakarta untuk menghadiri sidang perdana gugatan sengketa persilihan hasil pemilihan umum.

"Lebih baik kita tunggu di rumah kita lihat bagaimana hasilnya karena semua sudah diatur di MK. Negara kita ini negara hukum jadi warga jabar sebaiknya tidak usah terlalu jauh. Serahkan pada MK," imbau Emil sapaan Gubernur Jabar kepada wartawan saat mengikuti apel bersama TNI-Polri di Mapolda Jabar, Kamis (13/6/2019).

"Ada atau tidak ada keramaian, MK tetap akan melaksanakan sesuai dengan tugas dan peraturan perundang-undangannya," tambahnya.

Emil mengatakan, sejauh ini perhelatan demokrasi di Indonesia, sudah cukup baik. Dengan begitu ia mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Yah inilah wajah Indonesia yang sesungguhnya. Tentu kita jaga perdamaian persatuan kekompakan, negara ini suatu hari akan jadi negara adidaya. Saya meyakini itu asal jangan di bikin perpecahan," ucapnya.

Di tempat yang sama Kapolda Jabar,  Irjen Pol Rudi Sufahriadi mengatakan jajarannya tidak bakal mnyekat massa.

Rudi yakin, masyarakat Jabar akan menghormati proses yang tengah berjalan di MK.

"Kita tidak perlu menyekat kalau masyarakat sudah diimbau menunggu penjelasan dari MK. MK akan berproses sesuai aturan yang ada. kita imbau tidak ada masyarakat yang kesana," katanya.

Disingggung bakal adanya massa dari Jabar yang akan turut ke Jakarta, Rudi mengatakan sampai saat ini tengah mengupayakan agar bisamembatalkannya.

"Sampai hari ini kita berupaya supaya tidak ada yang ke sana," ucapnya.

Sementara itu, Pangdam III Siliwangi Mayjen Tri Soewandono menegaskan sampai dengan saat ini, soliditas TNI Polri masih terjaga.

"Saya jamin soliditas TNI Polri. Bisa dilihat, sampai dengan saat ini kita selalu bersama dilapangan," katanya.

Bahkan ia bakalan menindak tegas jika ada oknum prajurit TNI yang tidak melaksanakan soliditas TNI Polri. Karena menurutnya jika dibiarkan, hal itu bakal merusak kesoliditas di tubuh TNI Polri.

"Saya akan menindak tegas bagi oknum TNi yang tidak melaksanakan perintah untuk melaksanakan soliditas. Dengan Pak Kapolda, kita tetap berusaha menjaga Jabar. Karena kalau aman, pembangunan lancar," ucap dia.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR