Sempat Viral, Tumpukan Sampah di Depan Masjid Agung Majalaya Langsung Dibersihkan

Bandung Raya

Rabu, 12 Juni 2019 | 16:08 WIB

190612160852-sempa.jpg

Engkos Kosasih

TUMPUKAN sampah disejumlah titik di kawasan Kota Majalaya, Kabupaten Bandung teopatnya di depan Masjid Agung Majalaya sempat beredar di facebook. Tumpukan sampah itu sempat diabadikan warga dan diupdate di media sosial yang menumpuk di depan Masjid Agung Majalaya.

Sejumlah pihak sempat mempertanyakan tumpukan sampah yang menumpuk di atas trotoar atau dekat pagar/benteng Masjid Agung Majalaya tersebut. Warga lainnya mempertanyakan retribusi pengelolaan sampah yang diduga dari sisa para pedagang di jalur jalan tersebut. Apakah retribusinya ditagih dari para pembuang sampah itu, untuk pengelolaan sampah?

Aep Saepudin, petugas kebersihan yang mengelola sampah di kawasan Kota Majalaya ketika dikonfirmasi galamedianews.com pun sempat kaget ketika melihat postingan foto tumpukan sampah yabg diposting di media sosial.

"Astaghfirullah eta sampah meni kacida numpuk kitu (Itu sampah menumpuk, sangat keterlaluan)," keluh Aep.

Karena prihatin melihat tumpukan sampah itu, Aep bersama petugas kebersihkan lainnya langsung bergerak dan membersihkan tumpukan sampah tersebut dengan mengerahkan satu unit truk pengangkut sampah, Rabu (12/6/2019).

Dikatakannya, tumpukan sampah itu, langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir sampah Sarimukti Kabupaten Bandung Barat.

"Persoalan sampah di Majalaya itu sekarang dibersihkan, besok atau lusa bisa kembali numpuk," kata Aep.

Aep pun tak patah semangat dan bersama petugas kebersihkan lainnya terus berupaya membersihkan tumpukan sampah di kawasan Kota Majalaya sisa dari para pedagang.

"Selama ada aktivitas para pedagang, persoalan sampah tidak akan pernah berhenti. Namun kami berharap, warga tak buang sampah sembarangan. Lebih bagus lagi bisa mengurangi tumpukan sampah, supaya kawasan Kota Majalaya bersih dan sehat," katanya.

Pengelola Masjid Agung Majalaya, Deden Asrul pun sempat geram ketika melihat tumpukan sampah persis di depan Masjid Agung Agung.

"Bagusnya, warga jangan begitu saja dan membiarkan tumpukan sampah seperti itu. Warga lainnya, seharusnya yang melihat tumpukan sampah harus tergerak hatinya, dan turut membersihkan. Artinya tidak hanya mengkritisi dan mempostingnya ke media sosial," kata Deden.

Ia mengatakan, sampah yang sempat menumpuk itu karena belum sempat dibersihkan oleh petugas kebersihkan. Sehingga pihaknya langsung berkoordinasi dengan 
petugas kebersihkan, supaya sampah itu segera dibersihkan. 
"Alhamdulillah tadi Rabu pagi sudah dibersihkan sampah yang menumpuk itu," katanya.

Deden berharap, penumpuk sampah di depan Masjid Agung Majalaya tidak kembali terulang. Soalnya, tumpukan sampah di depan masjid kurang bagus dipandang mata.

"Sebaiknya, warga jangan buang sampah sembarangan. Apalagi membiarkan sampah menumpuk di fasilitas publik," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA