Dinkes Kab. Bandung Libatkan Relawan di Jalur Kamojang-Ibun

Bandung Raya

Rabu, 12 Juni 2019 | 14:07 WIB

190612141326-dinke.jpg

KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung drg. Hj. Grace Mediana menyatakan, melibatkan masyarakat dalam bidang pelayanan kesehatan, khususnya di jalur alternatif Jalan Kamojang-Ibun Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung untuk meningkatkan partisipasi dan kepedulian masyarakat.

"Para relawan tersebut dibentuk dan dibina oleh Puskesmas Ibun," kata Grace kepada galamedianews.com di Soreang, Rabu (12/6/2019).
 
Grace mengatakan, melibatkan masyarakat tersebut untuk menumbuhkan peran dan potensi warga yang ada di jalur rawan kecelakaan lalulintas. "Para relawan yang dilibatkan itu, untuk memberikan informasi segera kepada Puskesmas Ibun, apabila ada kasus kecelakaan di Jalan Kamojang-Ibun. Sedangkan kewenangan medisnya tetap oleh Puskesmas," kata Grace.

Kepala Puskesmas Ibun H. Candra Sopiana, para relawan tersebut yang sudah mendapatkan pelatihan pertolongan kecelakaan siaga di jalur rawan kecelakaan, khususnya di Jalan Kamojang-Ibun.

"Para relawan tersebut sempat memberikan pertolongan pertama di depan posko relawan (makam Patrol) dan ikut membantu petugas medis merujuk sampai ke rumah sakit," jelas Candra.

Candra mengaku, dengan adanya keterlibatan para relawan tersebut, para petugas kesehatan yang selama ini siaga di Posko Kesehatan Lebaran.

"Para relawan yang berasal dari warga sekitar dan pramuka saka bhakti husada itu, mereka dengan sukarela ikut pengamanan arus mudik balik Lebaran," jelasnya.

Hadirnya mereka di jalur rawan kecelakaan lalulintas itu, imbuh Candra, apabila terjadi kasus kecelakaan lalulintas  dengan cepat dilaporkan kepada posko gabungan.
"Saya juga menilai, para relawan itu sudah mampu memberikan pertolongan pertama pada korban sebelum petugas datang memberikan pertolongan di jalur Ibun-Kamojang yang selama ini rawan kecelakaan," ucapnya.

Candra mengungkapkan, para relawan tersebut perlu didukung dan diapresiasi oleh semua pihak baik pemerintah, swasta, dan stakeholder lainnya. "Mereka merupakan
potensi yang perlu terus dikembangkan. Dengan harapan, manfaatnya bisa terus dirasakan masyarakat terutama dalam memberikan pertoloangan pertama pada kecelakaan," harapnya.

Ia pun menuturkan, kedepannya Dinas Kesehatan akan terus membina dengan meningkatkan pengetahuan dan  keterampilan dasar-dasar pertolongan pertama kepada para relawan.

"Kami sudah menyampaikan langsung ke Dinas Kesehatan, berkaitan dengan dibentuknya para relawan penolong kecelakaan (gera peka)," jelasnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR