Bandung jadi Tuan Rumah Festival Budaya dan Ekonomi Antar Bangsa 2019

Bandung Raya

Selasa, 11 Juni 2019 | 17:41 WIB

190611174300-bandu.jpg

Rio Ryzki Batee

DENGAN potensi Kota Bandung yang sangat beragam, mulai dari sumber daya manusia (SDM) hingga infrastruktur, maka layak sebagai tempat berinvestasi.

"Memilih Bandung, pertama karena tokoh kepala daerah itu sendiri. Kedua Bandung, sudah siap menerima wisatawan karena dengan adanya ‘command center’, kota budaya, banyak objek wisata. Jadi dengan membawa orang masuk, ini menjadi istimewa untuk menumbuhkan ekonomi dan budaya," ungkap Ketua Pengarah Malindo Business and Cultural Center (MBCC) Asia, Alex Ong di Pendopo Kota Bandung, Jln. Dalem Kaum, Kota Bandung, Selasa (11/6/2019).

Menurutnya, dengan banyaknya potensi tersebut, maka MBCC Asia pun sepakat memilih Kota Bandung sebagai tuan rumah penyelenggaran Festival Budaya dan Ekonomi Antar Bangsa 2019. Rencananya, festival bertaraf internasional ini digelar pada 4-6 Oktober 2019 mendatang.

Dikatakannya, festival tersebut bakal menjadi ajang promosi besar-besaran bagi Kota Bandung. Mengingat ratusan investor dengan beragam latar belakang bidang dari negara Asia, akan hadir dan menjajaki segala potensi yang ada di Kota Bandung.

"Festival budaya dan ekonomi internasional nanti kita akan hadirkan paling sedikit 100 orang calon investor. Tapi kita akan lihat kapasitas di Kota Bandung, mungkin bisa 200-300 calon investor di bidang pendidikan, UMKM, dan rumah sakit," jelasnya.

Sebagai timbal baliknya, pihaknya menjanjikan bahwa MBCC akan membantu mempromosikan Kota Bandung ke sejumlah negara. Tentunya dengan target agar menarik minat banyak investor, untuk turut menanamkan modalnya dalam mendukung pembangunan Kota Bandung.

"Kita akan promosikan di Singapura, Vietnam, Myanmar, Laos, Thailand, Brunei, kamboja, dan Filipina. Termasuk Cina, India dan Hongkong atau Taiwan. Para investor mungkin berminat akan hadir dalam acara ini. Sebagai penghargaan mereka ingin melihat paparan daerah dari Pak Wali," terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial siap menyambut penyelenggaraan festival internasional tersebut. Menurutnya Pemkot Bandung akan selalu terbuka untuk para investor yang ingin mengembangkan potensi daerah.

"Alhamdulillah kita kedatangan tamu dari Kuala Lumpur (Malaysia). Mereka ingin menggelar agenda tahunan di Kota Bandung, festival ekonomi dan kebudayaan. Tentu kami sangat bangga dan bersyukur Bandung dipilih untuk menyelenggarakannya," tuturnya.

Oded berharap, gelaran festival internasional ini bisa berdampak pada pembangunan dan kualitas pelayanan publik.

"Mudah-mudahan bisa memberikan hal positif dan bermanfaat untuk Kota Bandung dan Malaysia," tambahnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR