FEKOM Universitas BSI Adakan Seminar Ekonomi Makro

Bandung Raya

Kamis, 23 Mei 2019 | 11:04 WIB

190523110455-fekom.jpg

Krisbianto

KEMBALI Fakultas Ekonomi dan Ilmu Komunikasi (FE-KOM) Universitas BSI Bandung  mengadakan Seminar Ekonomi Makro yang bertajuk  “Election Year: A New Era of Indonesia’s Economic Triumph”. Dengan menghadirkan narasumber yang memang ahli dibidangnya yakni Drs. Komarudin MM. Kegiatan ini, dihelat selama 1 (satu) hari  di Gedung Aula Universitas BSI Bandung, Jln. Ars. Internasional, Antapani, Bandung, belum lama ini.

Kepala Prodi Akuntansi Universitas BSI Bandung Catur Martian Fajar SE., MM mengatakan dalam kegiatan ini seluruh  mahasiswa  dibekali wawasan mengenai perubahan perekonomian. Tentunya, juga cara menghadapi diera pergantian kepemimpinan atau pemilihan presiden tahun 2019 ini.

“Ya, tahun 2019 ini merupakan pergantian kepemimpinan atau pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legeslatif (pileg). Tentunya, kita berada pada ketidakpastian dalam bidang politik, ekonomi, dan bidang-bidang lainnya,” katanya.

Kegiatan ini, katanya, diikuti  sebanyak 55 orang mahasiswa, selama 1 (satu) yang dimulai dengan pembukaan oleh MC Rika Rismawaty. Adapun tujuan dari kegiatan seminar ekonomi makro “Election Year: A New Era of Indonesia’s Economic Triumph” ini yakni agar para mahasiswa dapat menghadapi era perekonomian yang baru dan membuat mahasiswa lebih kritis mengenai perkembangan perekonomian Indonesia.

“Kami juga ingin membangun wawasan berpikir para mahasiswa agar bisa lebih kritis dalam menghadapi perkembangan perekonomian yang ada saat ini. Tentunya, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab mahasiswa harus bisa mengikuti perkembangan yang ada, tetapi juga harus peka terhadap yang terjadi di lingkungannya khususnya dibidang ekonomi,” ujar Catur.

Tiga hal yang diharapkan dari seminar ini, lanjut Catur, yakni pengetahuan (knowledge), keahlian (skill), dan tingkah laku yang baik (attitude). Belajar ekonomi ini, adalah mempelajari kebiasaan dari para pelaku-pelakunya.

"Kenapa harus menikmati dalam belajar makro ekonomi, karena bila menikmati disitu juga belajar behaviour," paparnya.

Ia menambahkan, dengan belajar ekonomi makro dapat membantu memahami dan menyelesaikan masalah terkait perekonomian, dan juga sebagai alat untuk menentukan arah kebijakan yang akan diambil. Hal ini, sangat berguna bagi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus tahu dan memahami arah kebijakan pemerintah yang sedang berjalan.

“Mahasiswa harus tahu dan jangan cuek tentang laju inflasi pada suatu negara, pendapatan nasional, kestabilan perekonomian, pertumbuhan ekonomi, hingga pemerataan distribusi pendapatan,” pungkas Catur. (Krisbianto).

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR