Genap Berusia 58 Tahun, bank bjb Berbagi "Tandamata" ke Masyarakat

Bandung Raya

Senin, 20 Mei 2019 | 19:43 WIB

190520194923-genap.jpg

Darma Legi

WAKIL Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum (tengah) didampingi Direktur Utama Bank Bjb Yuddy Renaldi serta jajaran direksi Bank Bjb secara simbolis memberikan santunan kepada anak yatim pada acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Bank Bjb "Bjb Berbagi, Ramadan Memberi" di kantor pusat bank bjb, Jln. Naripan, Kota Bandung, Senin (20/5/2019).

GENAP berusia 58 tahun, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (bank bjb) memberikan santunan kepada 1.580 anak yatim. Pemberian santunan tersebut secara simbolis diserahkan pada acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar bank bjb di kantor pusat bank bjb Jalan Naripan, Kota Bandung, Senin (20/5/2019).

Selanjutnya bank bjb juga memberikan bantuan beasiswa sebesar 5,8 juta kepada 58 siswa SD, SMP dan SMA tidak mampu. Mereka merupakan anak dari Aparatus Sipil Negara (ASN) golongan I.  Bantuan juga diberikan berupa renovasi panti asuhan salah satunya yaitu Panti Asuhan Muhammadiyah dan Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Al-Hilal.

bank bjb pun meluncurkan buku profil sukses debitur binaan dengan judul SAHABAT. Ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi nasabah dan calon nasabah bank bjb lainnya. Dalam usianya ke-58, bank bjb juga memberikan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dengan kategori penerima adalah keluarga prasejahtera. Sepanjang tahun 2018 bank bjb telah memberikan bantuan Rutilahu sebanyak 312 unit yang tersebar di seluruh Provinsi Jawa Barat dan Banten.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Barat Raja Nafrijal, Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat Wawan Setiawan, Asisten Pemerintahan Hukum dan Kesejahteraan Sosial Pada Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Daud Achmad, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat Eddy I.M. Nasution, dan pejabat lainnya.

M. As’adi Budiman selaku Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb mengatakan, hal ini merupakan tandamata persembahan dari bank bjb.

"Terimalah Tandamata persembahan dari bank bjb ini. Kami akan terus bertekad untuk selalu meningkatkan dan mempertahankan kinerja perseroan serta selalu siap untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah dan turut membangun perekonomian daerah,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, seiring dengan perkembangan bank bjb, semakin tinggi pula intensitas hubungan bank bjb dengan masyarakat beserta lingkungannya.

"Berbagai kegiatan pun digelar, tak sebatas pada aktivitas bisnis semata, tetapi juga diimbangi kegiatan yang memberi dampak positif dan dampak sosial yang luas bagi masyarakat,“ katanya.

Kememeriahan HUT bank bjb ke-58 tahun diikuti oleh datangnya bulan suci Ramadan, lanjut Budiman, bank bjb pun menghadirkan program bjb Berbagi, Ramadan Memberi dengan serangkaian acara seperti Buka Bersama dan Santunan Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa sebanyak 28.000 paket, yang terserbar di Jawa Barat dan Banten. Kemudian diramaikan oleh Haji Geyot Stay & Road Show performance, kabaret, tradisional kontemporer dance, quiz & doorprize serta pembagian 1000 takjil yang tersebar diberbagai titik di Kota Bandung. Selanjutnya Kampung Ramadan bank bjb yaitu kegiatan lomba memasak dibeberapa lokasi Kota Bandung serta Pesantren Kilat bagi anak-anak SD-SMP.

Tak lupa akan komitmennya sebagai agen pembangunan, Budiman menambahkan, bank bjb terus mendukung program-program pemerintah, khususnya Pemprov Jabar sebagai pemegang saham pengendali. 

"Pemprov Jabar berpesan kepada bank bjb agar mengutamakan prinsip tiga pro yakni Profitability, Pro Development, dan Pro Poor. bank bjb bertekad untuk lebih meningkatkan ketiga prinsip tersebut, yang saat ini telah ditorehkan di antaranya Profitability berhasil dibuktikan dengan pencapaian akhir tahun 2018, bank bjb mencatatkan kinerja positif dimana raihan laba bersih sebesar Rp1,55 triliun atau tumbuh 28,1% dari tahun ke tahun atau berada di atas pertumbuhan laba bersih industri perbankan per Desember 2018 yang sebesar 10,36%," ujarnya.

Dikakatakan, Pro Development tergambarkan dari dukungan bank bjb terhadap pembangunan ekonomi di daerah maupun nasional melalui pembiayaan kepada sektor infrastruktur. Sedangkan Pro Poor diwujudkan dengan mendorong pembiayaan UMKM.  Pada Triwulan I 2019, bank bjb berhasil menyalurkan kredit mikro sebesar Rp5,5 triliun atau tumbuh 11,1%.

Pada kesempatan itu, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum memberikan apresiasi kepada bank jabar karena telah membantu pembangunan, khususnya di Jawa Barat. "Setiap tahun bank bjb memberikan dukungan kepada PAD, tentunya ini sangat membantu pelaksana pembangunan. Ini berkat kerja keras dan profesionalitas karyawan bank bjb dalam melaksanakan tugasnya. Kami ucapkan selamat kepada bank bjb atas capaiannya ini," tandasnya.

Editor: H. D. Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR