Pemkot Bandung Segera Persiapkan Tempat Sementara bagi para Pedagang Pasar Kosambi

Bandung Raya

Senin, 20 Mei 2019 | 17:59 WIB

190520180008-pemko.jpg

M. Fadlillah

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung akan mempersiapkan tempat sementara bagi para pedagang Pasar Kosambi yang menjadi korban kebakaran. Mengingat para pedagang harus segera berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Kita akan siapkan tempat dagang sementara. Menjelang Idulfitri, pedagang bisa berjualan. Lokasinya masih di sekitar sini (dekat pasar). Kita upayakan di sekitar sini," ungkap Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana ketika meninjau Pasar Kosambi, Jln. Ahmad-Yani, Kota Bandung, Senin (20/5).

Menurutnya setelah api sudah padam, Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung bersama PD Pasar Bermartabat akan mengaudit struktur bangunan pasar. Hal tersebut untuk mengetahui kelayakan pasar Kosambi.

"Apapun hasil auditnya, terpenting keamanan dan kenyamanan fasilitas publik harus terbukti baik. Ya harus ada seperti sertifikat layak fungsi seperti itu," katanya.

Sementara itu, PJs Direktur Utama PD Pasar Bermartabat, Andri Salman mengatakan bahwa hasil pendataan, terdapat 178 lapak dan 40 kios di basemen yang terbakar. Namun pihaknya akan mendata kembali para pedang untuk selanjutnya berjualan di tempat sementara.

"Akan disediakan lapak sementara, setelah api betul-betul padam," ujarnya.

Andri menambahkan, jika api sudah padam maka akan dilanjutkan dengan pendinginan dan bersih-bersih puing pada Rabu (22/5/2019) mendatang. Sehingga pada Kamis (23/5/2019) sudah bisa mulai pemasangan lapak sementara.

Sedangkan untuk kelayakan bangunan, Andri memperkirakan memakan waktu hingga 1-3 bulan.

"Sebulan sampai 3 bulan akan dicek kekuatan beton, baja dan kekokohan bangunannya," katanya.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Dadang Iriana menuturkan untuk memadamkan api, petugas dari Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung turut membantu. Selain itu, agar lebih efektif, pihaknya telah membongkar beberapa kios yang menghalangi ventilasi udara dari dalam.

"Personel kita itu 70 orang, dibantu Diskar dari Cimahi dan Soreang. Ada juga dari Babinsa, kepolisian dan sebagainya," tambahnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR