Pembangunan Pasar Sehat Sabilulungan Majalaya Mandek

Bandung Raya

Minggu, 19 Mei 2019 | 15:12 WIB

190519151340-pemba.jpg

Engkos Kosasih

Pembangunan Pasar Sehat Sabilulungan Majalaya Terhenti

PEMBANGUNAN Pasar Sehat Sabilulungan Majalaya terbengkalai. Padahal, Pemkab Bandung telah menggelar groundbreaking pada 27 Mei 2017 lalu.

Pantauan galamedianews.com di lapangan, pengerjaan pembangunan pasar sehat tersebut sempat berlangsung selama beberapa bulan, yaitu dengan pemasangan paku alam. Namun akhirnya, pengerjaan pembangunan pasar itu terhenti. Belum diketahui pasti penyebab tertundanya pembangunan pasar sehat Majalaya itu yang hampir dua tahun ini.

"Sebenarnya, ada cerita dari para pedagang yang mengharapkan, pembangunan pasar sehat Majalaya itu segera direalisasikan. Di antara pedagang ada yang sudah siap pindah dan direlokasi ke pasar sehat tersebut jika pembangunannya sudah terwujud," kata Kepala Desa Majalaya H. Ate Saepudin kepada wartawan di rumahnya  Kampung Saparako Desa Majalaya, Sabtu (18/5/2019) malam.

Ate pun mengaku tidak tahu persis terhentinya pembangunan pasar tersebut.
"Entah apa yang menjadi kendala dalam pembangunan Pasar Sehat Sabilulungan Majalaya itu, kami berharap pembangunan pasar segera terwujud. Di antara pedagang sudah siap melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU), jika para pedagang harus pindah dan direlokasi ke pasar yang baru dibangun tersebut," ungkapnya.

Terhentinya pembangunan pasar itu menjadi perhatian banyak pihak. Tak hanya para pedagang yang akan menempati pasar tersebut, sejumlah tokoh masyarakat juga menyikapi pengerjaan pembangunan pasar tersebut.

Ate mengatakan, jika pembangunan Pasar Sehat Sabilulungan Majalaya itu sudah terwujud, bisa saja dalam pelaksanaan relokasinya dipilah. Misalnya, untuk para pedagang basahan atau sayur mayur lebih diprioritaskan untuk direlokasi ke pasar tersebut.

"Sedangkan untuk pedagang jam tangan, ikat pinggang dan pedagang lainnya masih bisa berjualan di kawasan Kota Majalaya. Kalau masih ada pedagang, kawasan Kota Majalaya tetap ramai dan menggeliat dalam aktivitas ekonomi masyarakat," ungkapnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR