Gara-Gara Minum Tuak, Pasha Loncat ke Sungai Citarum dan Hanyut

Bandung Raya

Kamis, 16 Mei 2019 | 21:10 WIB

190516211219-gara-.jpg

Engkos Kosasih

PASHA Surya Fadilah (18), seorang remaja warga Kampung Ciodeng I RT 05/RW 03 Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung tenggelam dan terbawa hanyut aliran Sungai Citarum, Kamis (16/5/2019) dini hari pukul 00.30 WIB. Lokasi kejadian tidak jauh dari rumah korban.

Berdasarkan imformasi di lapangan, korban Pasha bersama terman korban, Firman Nugraha (18) warga Kampung Bahuan Kelurahan Andir bersama Ikbal Triansyah (18) warga Sadangsari Kelurahan Andir berkumpul di Kampung Ciodeng pada Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Mereka bermaksud untuk mabuk-mabukan dan yang mentraktir Ikbal Triansyah dengan uang Rp100.000. Uang tersebut dipergunakan untuk membeli minuman jenis tuak di daerah Leuwipanjang seharga Rp50.000 sebanyak 4 liter tuak dan sisanya membeli obat jenis Neometer di Apotik Ananda senilai Rp20.000 sebanyak 20 butir sisanya uang dibelikan untuk membeli rokok.

Selanjutnya korban dan kedua temannya menuju rumah korban dan meminum-minuman keras jenis tuak dan obat masing-masing 10 butir.

Kemudian korban bersama kedua temannya itu mendatangi rumah saksi Yusri Yusrizal (27) warga Kampung Ciodeng Kelurahan Andir dan Yuri Aditya (17l warga Kampung Mengger Hilir Kecamatan Dayeuhkolot untuk mengajak minum-minuman keras tersebut di rumah korban.

Yusri dan Yuri minum masing-masing satu gelas. Kemudian Firman ingin muntah di rumah korban tetapi oleh saksi Yusri dilarang dan menyuruh  Firman untuk muntah di kebun.

Kemudian pada Kamis dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, pada saat itu Firman terlihat sudah telanjang dan hanya memakai celana dalam saja mau loncat ke sungai dan sempat ditahan oleh saksi Ikbal dan sempat dipegang-pegangnya.  
Akan tetapi saksi Firman Nugraha langsung loncat ke Sungai Citarum selanjutnya disusul oleh Pasha dengan maksud untuk menolong Firman.

Selanjutnya Firman berhasil diselamatkan oleh Ikbal, Yusri dan Yuri setelah terbawa hanyut Sungai Citarum sejauh 100 meter. Sedangkan korban Pasha tidak bisa diselamatkan hingga pencarian para saksi sejauh 500 meter dari tempat kejadian. Kemudian, para saksi memberitahukan kepada keluarga korban yaitu Evi Cuati selaku ibu korban dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Berdasarkan sumber galamedianews.com di lapangan, sampai Kamis sore jasad korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian sejumlah pihak di lokasi kejadian.
Peristiwa tenggelamnya remaja di Sungai Citarum itu ditangani jajaran Polsek Baleendah dan pihak lainnya yang turun langsung ke lokasi kejadian.

"Sampai Kamis sore, korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian," kata Tim Pencarian dari Tagana Kecamatan Baleendah Teddy Rochmana kepada galamedianews.com di sela-sela mencari korban.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR