STIE Ekuitas Berencana Bangun Kampus Dua

Bandung Raya

Kamis, 16 Mei 2019 | 14:33 WIB

190516143403-stie-.jpg

ist

UNTUK mencetak para ekonom, bankir, dan wirausaha menuntut STIE Ekuitas terus melakukan berbagai upaya menjadi perguruan tinggi yang terbaik.

Selama ini, dalam setiap tahun STIE Ekuitas hanya mampu menerima sekitar 1.000 mahasiswa, padahal yang mendaftar lebih dari itu. Ke depan, pihaknya ingin menambah penerimaan mahasiswa baru.

"Karena keterbatasan, akhirnya kami hanya mampu menerima mahasiswa sekitar 1.000 orang. Padahal yang daftar cukup banyak. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengembangkan kampus ini," kata Ketua STIE Ekuitas, Martha Fani Cahyandito saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan PHH. Mustofa, Kota Bandung, Selasa (14/5/2019).

Pihaknya berencana membangun kampus dua untuk mengembangkan infrastruktur dan penambahan mahasiswa. Pihaknya juga  sudah membuat tim untuk membeli lahan dan membangun kampus dua. Sudah ada beberapa lahan dan tempat yang diincarnya.

"Salah satu upaya untuk mengambangkan kampus ini adalah dengan membuat kampus dua. Tim sudah kami bentuk dan berharap dalam waktu dekat sudah bisa dibangun dan segera beroperasi. Dengan begitu, kami bisa menampung mahasiswa lebih banyak lagi," ujar Fani.

Ia berharap paling lambat dalam 4 tahun ke depan, kampus dua sudah berdiri dan membuka pendaftaran mahasiswa. Sehingga, jumlah mahasiswa baru yang diterima  dan sudah akan  lebih banyak lagi.

Selain rencana membangun kampus dua, katanya upaya yang dilakukan untuk menarik masyarakat untuk kuliah di STIE Ekuitas adalah dan promosi yang dilakukan oleh segenap civitas akademika STIE Ekuitas.

"Biasanya, promosi dilakukan oleh unit atau pihak terkait. Tapi, sekarang saya meminta seluruh civitas akademika STIE Ekuitas harus ikut mempromosikan kampus ini. Baik secara langsung, seperti mulut ke mulut atau melalui media sosial," kata Fani.

Hasilnya, ia melanjutkan masyarakat yang mendatangi kampus dan tertarik untuk mendaftar cukup banyak. "Menurut informasi, masyarakat yang datang ke kampus tidak sebanyak ini," ujar Fani.

Dikatakan, di samping meningkatkan sarana dan prasarana, serta penambahan sarana prasarana, pihaknya juga ingin terus meningkatkan kualitas. Makanya, saat halal bihalal Lebaran ia berencana mengundang orangtua mahasiswa.

"Kami akan menyampaikan kebijakan dan program unggulan kita kepada para orangtua mahasiswa. Selain itu, kami juga sudah menerapkan digitalisasi program," jelasnya.

Di antaranya, orangtua bisa mengakses nilai dan kehadiran anaknya, termasuk soal finansial. Apakah uang semesterannya sudah dibayarkan ke kampus atau belum.

Prodi baru

Di samping itu, STIE Ekuitas berencana membuka 4 program studi baru. Yakni Prodi Bisnis Digital, Bisnis Ekonomi Syariah, Entrepreneur, dan Magister Akuntansi. Saat ini pihaknya sudah membentuk tim untuk mewujudkan rencana tersebut.

Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah melakukan kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Misalnya untuk membuka Prodi Bisnis Digital pihaknya bekerjasama dengan Binus University.

“Untuk Prodi Entrepreneur kami bekerjasama dengan Universiti Malaysia Kelantan (UMK). Sebab, UMK ini konsentrasinya dalam entrepreneurship. Sedangkan untuk Magister Akuntansi kita kerjasama dengan Unpad,” ungkap Fani.

Sedangkan untuk memperdalam Prodi Bisnis Ekonomi Syariah, kata Fani pihaknya sudah bekerja sama dengan universitas di Qatar.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR