Simas Kid Insurance Syariah Solusi Proteksi Pendidikan Berbasis Syariah

Bandung Raya

Rabu, 15 Mei 2019 | 15:34 WIB

190515153530-simas.jpeg

Darma Legi

PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (Sinarmas MSIG Life) dan PT. Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas) meluncurkan Simas Kid Insurance Syariah pada acara syukuran dan buka puasa bersama anak Panti Asuhan Al Baar, Bandung, yang dihadiri Direktur Sinarmas MSIG Life, Herman Sulistyo dan Direktur Bank Sinarmas, Halim. Simas Kid Insurance Syariah adalah asuransi pendidikan berbasis syariah yang memberikan pembayaran manfaat secara berkala di setiap kenaikan jenjang pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

“Kami menyadari kekhawatiran para orang tua akan kemampuan sang buah hati untuk berkompetisi di dunia kerja yang semakin ketat di masa mendatang. Oleh karenanya, mereka berupaya memberikan pendidikan yang terbaik kepada anak, agar sang buah hati dapat hidup mandiri dan nyaman di kemudian hari. Simas Kid Insurance Syariah kami hadirkan untuk memproteksi masa depan sang buah hati dengan mengamankan dana secara syariah untuk biaya pendidikan yang setiap tahun diperkirakan meningkat 15%,” papar Herman Sulistyo, Direktur Sinarmas MSIG Life.

Simas Kid Insurance Syariah tidak hanya menghadirkan solusi proteksi pendidikan, namun juga memberikan manfaat berupa 100% manfaat asuransi syariah ditambah nilai tunai apabila tertanggung meninggal dunia dalam masa asuransi. Di samping itu, program asuransi syariah ini juga membebaskan tertanggung dari kewajiban pembayaran kontribusi jatuh tempo berikutnya yang harus dibayar apabila pemegang polis meninggal dunia atau mengalami catat tetap total dalam masa pembayaran kontribusi.

”Kami bangga dapat kembali berkolaborasi dengan Sinarmas MSIG Life, melengkapi jajaran produk proteksi yang dipersembahkan Bank Sinarmas kepada para nasabah, kali ini untuk memastikan pendidikan sang buah hati dapat terus berlanjut saat risiko yang tidak diinginkan terjadi. Simas Kid Insurance Syariah menawarkan empat opsi pembayaran kontribusi, yaitu secara tahunan, semesteran, triwulanan atau bulanan selama masa asuransi syariah agar dapat disesuaikan dengan preferensi finansial orang tua,” ujar Halim, Direktur Bank Sinarmas.

Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi Edisi April 2019 yang dirilis Badan Pusat Statistik mengungkapkan bahwa rata-rata lama waktu menjalani pendidikan formal (Rata-Rata Lama Sekolah/RLS) di wilayah Jawa Barat pada tahun 2017 adalah 8,14 tahun atau relatif lebih rendah dibanding masa pendidikan sekolah formal yang diharapkan akan dirasakan oleh anak pada umur tertentu di masa mendatang (Harapan Lama Sekolah/HLS) yaitu 12,42 tahun. Berdasarkan data tersebut, masih terdapat anak-anak di Jawa Barat yang belum mendapatkan pendidikan formal hingga ke jenjang SMA.

“Bersama Simas Kid Insurance Syariah, sang buah hati dapat mantap menikmati pendidikan hingga ke jenjang yang diharapkan,” tambah Herman Sulistyo.





Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR