Polres Bandung Ringkus Spesialis Pencurian Mobil Pick-up, 16 Unit Diamankan

Bandung Raya

Jumat, 10 Mei 2019 | 14:58 WIB

190510145919-polre.jpg

Engkos Kosasih

JAJARAN Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bandung berhasil meringkus empat pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor jenis mobil pick-up (angkutan barang). Dari keempat tersangka dengan inisial U, I, TM dan MI itu, polisi berhasil mengamakan 16 unit mobil pick-up yang merupakan mobil barang dan di antaranya ada mobil pribadi yang digunakan untuk operasional sehari-hari.

Pantauan galamedianews.com di Mapolres Bandung, sejumlah tersangka pencurian kendaraan bermotor hanya bisa tertunduk lesu saat digiring petugas Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bandung.

Para tersangka turut dihadirkan saat ekspos di Halaman Mapolres Bandung, Jumat (10/5/2019). Para tersangka tersebut merupakan spesialis pencurian kendaraan bermotor jenis pick-up.

Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengatakan, awal mula penangkapan keempat pelaku pencurian spesialis kendaraan roda empat itu, didasari laporan polisi salah satu korban yang kehilangan kendaraan di Jalan Wangisagara, Desa Wangisagara Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, beberapa hari lalu.

"Setelah melakukan penyelidikan, petugas melakukan penangkapan tersangka berinisial U alias Usman. Setelah penangkapan tersangka U, kemudian petugas melakukan pengembangan sehingga mendapat tiga tersangka lainnya," kata Indra kepada wartawan di Mapolres Bandung, Jumat (10/5/2019).

Dari tangan keempat tersangka itu, petugas berhasil mengamankan enam belas unit kendaraan roda empat. Ke-13 kendaraan di antaranya merupakan mobil angkutan barang atau jenis pick-up.

Selain itu, petugas mengamankan satu unit minibus jenis Avanza milik salah satu pelaku yang digunakan para tersangka saat melakukan aksinya. Turut pula diamankan barang bukti yang digunakan para tersangka dalam melakukan aksinya. Di antaranya gunting raja, soket kontak, dan barang bukti lainnya untuk memperlancar aksinya.

Dikatakannya, para pelaku merupakan spesialis kendaraan pick-up. Dalam melancarkan aksinya, pelaku lebih awal merusak kunci pintu mobil, kemudian menggunting kabel ke kunci kontak dan kemudian menyambungkan soket ke kabel dsn merusak kunci kontak dengan menggunakan kunci astag.

"Biasa menjual hasil curiannya ke kawasan Ciamis dan Pantai Pangandaraan, untuk dijual kepada para nelayan dan petani kebun," ungkapnya.

Lebih lanjut Indra mengatakan, saat melakukan pengejaran, petugas sempat kehilangan jejak. Bahkan, petugas sempat memburu pelaku saat hendak melakukan transaksi di Cianjur.

"Sebelum sampai di Cianjur dan melakukan transaksi, kendaraan yang ditumpangi para tersangka dihentikan di jalan oleh Satreskrim Polres Bandung," katanya.

Berdasarkan pengakuan para tersangka, para tersangka melakukan aksnya selain di wilayah Polres Bandung, juga di wilayah hukum Polrestabes Kota Bandung, dan Polres Garut.

"Dari hasil pengembangan, 16 unit kendaraan berhasil diamankan petugas. Petugas masih melakukan pengembangan perkara pencurian kendaraan bermotor tersebut. Apakah mereka itu residivis, kita masih mendalaminya," katanya.

Indra mwngatakan, untuk menghilangkan jejak, para pelaku menghapus nomor mesin maupun rangka mobil tersebut. Untuk itu, masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan bermotor roda empat bisa datang ke Mapolres Bandung untuk melakukan pengecekan dan melihat kendaraan yang disita dari para pelaku pencurian.

"Umumnya, rangka mesinnya sudah dihilangkan oleh para tersangka," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR