SMKN 1 Garut Kedatangan Guru dan Siswa SMKN 1 Sorong Papua Barat

Bandung Raya

Rabu, 24 April 2019 | 22:07 WIB

190424220801-smkn-.jpg

Agus Somantri

Rombongan SMKN 1 Sorong Papua Barat saat berkunjung ke SMKN 1 Garut di Jalan Cimanuk, Kabupaten Garut, Rabu (24/4/2019).

SEKOLAH Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Garut kedatangan tamu dari SMKN I Sorong Papua Barat, Rabu (24/4/2019). Kedatangan rombongan Kepala sekolah dan guru dari sekolah di Indonesia bagian timur tersebut untuk bersilaturahmi dan melakukan study banding.

Kepala SMKN 1 Sorong, Papua Barat, Walalayo Nicolas S.pd, MM, mengatakan perkembangan untuk SDM di sekolahnya sangat kurang. Dalam proses belajar pun sama, masih perlu banyak belajar.

"Semoga dengan kunjungan ke SMKN 1 Garut ini, kami bisa mengkuti hal-hal yang baik yang sudah diterapkan di sini (SNKN) I Garut," ujarnya di SMKN 1 Garut, Jalan Cimanuk, Kabupaten Garut, Rabu (24/4/2019).

Menurut Walalayo, di SMKN I Garut ini, pihaknya melihat dalam kegiatan ekstrakulikuler pun sangat luar biasa. Begitu juga dalam pembinaan. Bakat siswa juga didukung oleh sarana dan prasarana.

"Kami ingin mengetahui, bagaimana pengelolaan sekolah, SDMnya, ekstrakulikuler. Saat lihat profilnya ini kemajuan yang luar biasa," ucapnya.

Walalayo pun berharap, pihaknya bisa mencontoh apa yang telah dilakukan oleh SMKN 1 Garur tersebut. "Kita juga berharap, semoga silaturahmi ini tetap terjalin," katanya.

Sementara itu Kepala SMKN 1 Garut, Drs.H Dadang Djohar Arifin, MM, meyebutkan, pihaknya sangat menyambut baik kedatangan rombongan dari SMKN I Sorong, Papua Barat yang telah meluangkan waktu untuk sharing dengan SMKN I Garut.

Apalagi, terang Dadang, SMKN 1 Garut dan SMKN 1 Sorong Papua Barat mempunyai background yang sama yaitu bisnis dan manajemen, dengan kapasitas jumlah murid yang juga sama yaitu sekitar 2.400.

"Ini merupakan pengalaman yang berharga karena keatangan saudara kita dari Indonesia bagian timur. Inilah yang disebut Bhineka. Dengan adanya hujan, adalah rahmat yang mendatangkan ilmu dari Indonesia bagian timur," ucapnya.

Dadang menyebut, dengan kemitraan dan persaudaraan yang dibangun bersama semoga membawa berkah. Menurutnya, persaudaraan ini bisa mengembangkan hal-hal yang positif.

"Dan yang paling utama, untuk meningkatkan mutu pendidikan yangg lebih baik bagi negara Indonesia," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR