RS Jiwa Cisarua Siap Tangani Caleg Gagal dan Stres

Bandung Raya

Minggu, 21 April 2019 | 17:17 WIB

190421172119-rs-ji.jpg

dok

RUMAH Sakit Jiwa (RSJ) Jawa Barat menyiapkan lima ruang perawatan yang bisa digunakan  bagi calon anggota legislatif maupun tim sukses stres akibat  gagal dalam pemilihan umum (pemilu). RSJ yang berlokasi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat ini merupakan  penggabungan dari RS Jiwa Bandung dan Cimahi yang secara administratif bernaung di bawah pengelolaa Pemerintah Propinsi Jawa Barat.

"Kami telah menyiapkan lima ruang VIP yqng siap digunakan untuk merawat pasien gangguan jiwa. Bisa juga digunakan merawat caleg dan tim sukses yang memerlukan penanganan," kata Kepala Bidang Keperawatan RSJ Cisarua, Nining Mariam, Minggu (21/4/2019).

Ia mengatakan, perlu tidaknya rawat inap  sangat bergantung hasil dari diagnosa dokter. Jika dianggap cukup rawat jalan maka tidak perlu sampai dirawat inap.

"Pada prinsipnya,  kalau ada yang sampai memerlukan penanganan khusus,  maka kami siap merawatnya. Tapi sekali lagi semua tergantung pada pemeriksaan dokter," tuturnya.

Nining mengungkapkan  berkaca pada  pengalaman pemilu  sebelumnya tidak ada pasien gangguan  jiwa yang  berstatus caleg gagal. Namun setiap pemilu selalu menyiapkan ruangan VIP.

"Biaya perawatannya bisa menggunakan BPJS kesehatan ataupun asuransi kesehatan lainnya," ucapnya.

Tidak hanya RSJ Jawa Barat yang menangani layanan penanganan kejiwaan,  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cikalongwetan  juga siap memberikan layanan.

"Menyiapkan secara khusus sih enggak, tapi RSUD Cikalongwetan siap memberikan.pelayanan kejiwaan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Hernawan Widjajanto, Minggu (21/4/2019).

RSUD Cikalongwetan menjadi satu-satunya rumah sakit milik Pemkab Bandung Barat yang membuka layanan bagi penderita gangguan kejiwaan. Di Bandung Barat terdapat tiga rumah sakit plat merah, selain RSUD Cikalongwetan adalah RSUD Cililin dan RSUD Lembang.

"Sejak diresmikan Juli 2017 lalu, RSUD Cikalongwetan terus melengkapi sarana dan prasarananya. Awal Agustus 2018 lalu kami sudah membuka layanan Poli Psikiatri untuk penanganan penderita gangguan kejiwaan," kata Dokter Spesialis Jiwa RSUD Cikalong Wetan, KBB, dr. Zulfitriani, SpKJ, belum lama ini.

Menurutnya,  selama ini penderita gangguan kejiwaan atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat biasanya langsung dibawa ke RSJ Jawa Barat.Namun karena daya tampung terbatas maka tidak semua pasien dapat dirawat di sana.

"Dengan adanya Poli Psikiatri di RSUD Cikalongwetan,  bisa menjadi alternatif pengobatan bagi penderita gangguan jiwa. Terutama yang domisilinya di sekitar Cikalongwetan dan sekitarnya tak perlu jauh-jauh ke RSJ yang ada di Cisarua," kata Zulfitriani yang akrab dipanggil Fitri ini.

"Dengan dibukanya Poli Psikiatri, memperluas pelayanan RSUD Cikalongwetan yang sebelumnya sudah ada seperti  Poli DOT untuk TBC, Poli HIV, Bedah, THT, dan Gigi. Layanannya mulai dari konsultasi permasalahan jiwa ringan, sedang, sampai berat untuk standar anak, remaja, dewasa, hingga orang tua," paparnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR