Permintaan Kebutuhan Pokok Meningkat Jelang Ramadan Picu Kenaikan Harga

Bandung Raya

Senin, 15 April 2019 | 19:04 WIB

190415190458-permi.jpg

thetanjungpuratimes

Ilustrasi.


MENJELANG bulan Ramadan 2019, potensi  peningkatan permintaan barang kebutuhan pokok memungkinkan akan berdampak pada kenaikan harga. Meski begitu, pemerintah menegaskan, stok bahan pokok aman jelang bulan suci Ramadan. Tidak hanya itu, sejumlah langkah antisipasi untuk stabilisasi harga apabila terjadi lonjakan telah disiapkan.

"Insya Allah untuk stok kebutuhan pokok di Cimahi aman, cukup untuk menghadapi bulan Ramadan. Nanti sebelum puasa, kita ada rencana melakukan sidak untuk memonitor harga untuk memastikan kembali stok kebutuhan pokok aman ," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi, Teja Dahliawati didampingi stafnya Dini Andriani di Pemkot Cimahi Jalan Demang Hardjakusumah, Senin (15/4/2019).

Pihaknya juga memastikan tidak ada penimbunan bahan kebutuhan pokok di Kota Cimahi, karena Disdagkoperin selalu melakukan monitoring ke pasar-pasar tradisional dan modern secara rutin.

"Kalau penimbunan sepertinya tidak ada, dan sampai sekarang belum ada indikasi ke arah itu. Karena kita secara rutin melakukam monitoring harga semimggu 2 kali, kerjasama dengan UPT pasar," katanya.

Sementara untuk harga, sampai saat ini menurutnya belum terjadi lonjakan. Bahkan harga bawang merah yang beberapa waktu lalu sempat melonjak tajam, sekarang sudah berangsur turun. Harga bawang merah yang sempat menembus harga Rp 50.000/kg, sekarang sudah mulai turun menjadi Rp 45.000/kg.

"Sejauh ini harga kebutuhan pokok masih stabil, kalaupun ada kenaikan belum ada yang lebih dari 10%," ujarnya.



Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR