283 Keluarga Penerima Manfaat PKH di Kota Cimahi Tidak Akan Dapat Bantuan Lagi

Bandung Raya

Senin, 15 April 2019 | 17:56 WIB

190415180007-283-k.png

net

SEBANYAK 283  keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Cimahi telah digraduasi oleh Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2KBP3A) Kota Cimahi setempat. Artinya, mereka tidak lagi mendapatkan bantuan melalui program tersebut lantaran perekonomiannya dianggap sudah meningkat.

"Tahun ini ada 283 KPM yang digraduasi. Sehingga jumlah KPM penerima PKH berkurang," katanya di Kompleks perkantoran Pemkot Cimahi Jln. Demang Hardjakusumah, Senin (15/4/2019).

Adanya graduasi KPM untuk PKH, kata Agustus, karena ada beberapa yang komponen syarat PKH yang hilang. Ada pula graduasi mandiri. Ia mencontohkan, hilangnya komponen PKH semisal lulusnya anak dari KPM dari sekolahnya.

"Sementara graduasi mandiri dimaksudkan adanya KPM yang mengajukan diri untuk keluar, karena merasa sudah meningkat kesejahteraannya," beber Agustus.

Meski tidak mendapatkan PKH lagi, kata Agustus, mereka yang tidak memenuhi syarat mendapatkan program PKH maupun KPM yang melakukan graduasi mandiri, masih ada Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Graduasi berarti sudah selesai program PKH-nya untuk yang bersangkutan, tapi KPM masih tetap menjadi penerima BPNT dan KIS," katanya

Diakuinya, jumlah KPM yang digraduasi memang masih jauh dari total KPM yang tercatat sampai saat ini, yakni  8.960 KPM.

"Namun, kami terus berupaya memotivasi mereka agar mandiri, sehingga akhirnya bisa digraduasi alias tidak bergantung lagi pada bantuan PKH," katanya seraya mengatakan jika KPM yang graduasi  paling banyak dari Kecamatan Cimahi Tengah.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR