Mensos: Negara Rugi Rp70 Triliun Setiap Tahun Akibat Narkoba

Bandung Raya

Jumat, 12 April 2019 | 14:43 WIB

190412144453-menso.jpg

MENSOS RI Agus Gumiwang Kartasasmita seusai memberikan bantuan 2.000 paket sembako kepada masyarakat dan santri di Pesantren Al-Islamiyah Cikalongwetan, Jumat (12/4/2019).

AKIBAT kasus penyalahgunaan narkoba, negara setiap tahunnya mengalami kerugian ekonomi mencapai Rp70 trilun. Selain kerugian materil, penyalahgunaan narkoba juga merusak syaraf diotak yang menjadi pencetus gangguan kejiwaan atau skizofrenia.

Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan hal itu saat acara “Sosialisasi Peningkatan Peran Keluarga dan Pondok Pesantren Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba” yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Islamiyah, Kec.
Cikalongwetan, Kab. Bandung Barat, Jumat (12/4/2019).

Kegiatan ini dihadiri Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Pepen Nazaruddin, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat Heri Partomo, Pimpinan Pondok Pesantren Al Islamiyah KH Muhamad Ridwan.

"Lebih mengerikan lagi, penyalahgunaan narkoba menjadi pencetus penyebaran HIV-AIDS, TBC, dan Hepatitis C," kata Agus Gumiwang.

Menurutnya, pencegahan penyalahgunaan narkoba adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan ada lagi pandangan terhadap mereka yang telah jatuh dalam penyalahgunaan narkoba sebagai penjahat murni dan pantas untuk dihukum, melainkan perlu mendapatkan rehabilitasi sosial.

"Kita harus dapat membedakan mana penyalahguna dan mana pengedar narkoba. Sehingga kita bisa memberikan penanganan yang tepat sedini mungkin," ujarnya.

Ia mengungkapkan, melihat maraknya peredaran narkoba belakangan ini, patut diwaspadai karena persoalan inilah yang akan menjadi penghalang bahkan perusak kemajuan bangsa.

"Berdasarkan informasi yang saya terima, pada 2018 sebanyak 15.513 orang yang telah melaporkan diri ke 164 Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) yang tersebar di seluruh Indonesia," paparnya.

Pada kesempatan itu, Agus Gumiwang juga menyerahkan bantuan 2.000 paket sembako untuk warga Cikalongwetan  dan Pesantren Al Islamiyah.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR