Rumah Sakit Awal Bros Bakal Hadir di Podomoro Park

Bandung Raya

Kamis, 11 April 2019 | 17:00 WIB

190411170112-rumah.jpg

PODOMORO Park menggandeng Rumah Sakit (RS) Awal Bros untuk menyediakan fasilitas kesehatan. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melalui Entitas Anak tidak langsung PT Pesona Mitra Kembar Mas (PMKM) sebagai pengembang proyek Podomoro Park bersinergi dengan PT Fortuna Makmur Sejahtera selaku penyelenggara pembangunan RS Awal Bros.

Assistant Vice President Strategic Residential Marketing APLN, Agung Wirajaya mengatakan, kesepakatan pembelian lahan oleh RS Awal Bros tersebut tertuang dalam dokumen perjanjian yang ditandatangani bersama. Jaringan RS Awal Bros telah memberikan pelayanan kesehatan pada 13 rumah sakit yang terletak di berbagai kota di Indonesia.

"Kami ingin memberikan kemudahan tersendiri bagi para penghuni kawasan dan masyarakat sekitar," katanya kepada wartawan, Kamis (11/4/2019).

Ia menyebut, RS Awal Bros yang akan dibangun dalam kawasan Podomoro Park ini merupakan RS Awal Bros pertama yang berada di wilayah Bandung. Agung mengatakan bahwa kerja sama tersebut sebagai bentuk peningkatan kelengkapan fasilitas dalam kawasan Podomoro Park.

"Tentunya kami harapkan dapat memberikan kenyamanan dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan, khususnya bagi penghuni Podomoro Park dan masyarakat Bandung pada umumnya," tuturnya.

Komisaris Utama RS Awal Bros, Yos Effendi Susanto menambahkan, RS ini telah terakreditasi tingkat nasional oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Pencapaian akreditasi tersebut merupakan prestasi dan komitmen pihaknya dalam menciptakan dan mengutamakan pelayanan bagi pasien.

"Kami ingin menerapkan pelayanan prima berstandar internasional yang mengutamakan keselamatan pasien. Fasilitas kesehatannya merupakan rumah sakit tipe B yang memberikan pelayanan kedokteran spesialis dan subspesialis," terangnya.

Ia menyebutkan RS Awal Bros dilengkapi pula dengan layanan unggulan seperti pusat pelayanan jantung dan pembuluh darah, pusat layanan ibu dan anak, pusat layanan trauma, dan pusat layanan onkologi.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR