Yana : Septic Tank Komunal Solusi Turunkan Angka ODF di Kota Bandung

Bandung Raya

Kamis, 11 April 2019 | 15:09 WIB

190411151206-yana-.jpg

Rio Ryzki Batee

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya menambah pembuatan septic tank komunal di kawasan pemukiman padat. Upaya tersebut, karena septic tank komunal dapat menjaga kelestarian aliran sungai, termasuk mendukung kelancaran program Citarum Harum.

Septic tank komunal telah menjadi solusi untuk menurunkan angka Open Defecation Free (ODF) atau buang air besar sembarangan di Kota Bandung. Walau kendalanya, tidak semua wilayah memiliki lahan yang memadai untuk membangun fasilitas tersebut.

"Mudah-mudahan kita bisa mendorong terus pembuatan ipal komunal ini di pemukiman-pemukiman padat di Kota Bandung, supaya tidak membuang hajat ke septictank terpanjang yaitu sungai," ungkap Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat meninjau lokasi tangki septik komunal di Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Kamis (11/4/2019).

Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir dengan keberadaan septic tank komunal, karena dengan instalasi dan pembuatan yang baik tidak menimbulkan bau. Bahkan lahan di atasnya pun bisa dimanfaatkan sebagai fasilitas penunjang kepentingan masyarakat.

"Ini sangat penting supaya stigma masyarakat bahwa limbah komunal bau dan mengambil space (ruang) besar. Memang lahan terpakai agak luas tapi di atasnya bisa berfungsi untuk masyarakat," tuturnya.

Yana mencontohkan dengan keberadaan septic tank komunal di Kecamatan Astanaanyar yang dinilai bersih dan rapih, bahkan tak sedikitpun tercium bau menyengat. Ia mengaku cukup nyaman berada di atas tangki septik komunal yang disulap menjadi balai pertemuan.

"Kita bisa lihat bahwa lahan yang digunakan limbah komunal atasnya bisa tetap digunakan. Seperti ini balai pertemuan atau nanti bisa jadi taman bermain. Ini tidak bau jadi tidak mengganggung aktivitas di atasnya," katanya.

Lebih jauh septic tank komunal yang berada di Kelurahan Panjunan tersebut, mampu menampung limbah kotoran rumah tangga dari 76 Kepala Keluarga dengan jumlah warga 304 jiwa.

Sementara itu, Camat Astanaanyar, Syukur Sabar berharap ada bantuan lagi dari pemerintah untuk menambah septic tank komunal di wilayahnya.

"Kita memerlukan tambahan, sekarang sedang dikomunikasikan. Semoga bisa bertambah lagi. Nanti kita cari di sekitar sini ada tanah milik Pemkot Bandung," ujarnya.

Sebelumnya Kecamatan Babakan Ciparay yang terkenal sangat padat penduduk, telah membangun septic tank komunal di lahan yang sangat sempit, yaitu di gang kecil tempat lalu lintas warga.

Camat Babakan Ciparay, Momon A. Imron mengatakan bahwa warga membangun septic tank sepanjang 7,5 meter dan lebar 1 meter dengan kedalaman 1,25 meter. Warga RW 6 Kelurahan Babakan membangun septic tank dengan dana program Kotaku dan dapat dimanfaatkan oleh 300 rumah.

"Ini adalah inovasi karena akhirnya bisa menjadi solusi septic tank komunal di wilayah sempit. Mungkin bisa direplikasi juga di wilayah lain," tambahnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR