Sinergi Pentahelix Wujudkan Industri Bersih Kota Cimahi

Bandung Raya

Sabtu, 23 Maret 2019 | 12:17 WIB

190323121910-siner.jpg

istimewa

FORUM Sinergi Pentahelix Industri Bersih Kota Cimahi, berkomitmen dan berjuang mewujudkan industri bersih di kota Cimahi, Jawa Barat. Mengingat saat ini pencemaran terhadap lingkungan akibat limbah industri telah menjadi ancaman kesehatan dan mencemari sungai Citarum serta potensial menjadi ancaman nasional jika dibiarkan.

Menurut Ketua Citarum Institute yang juga merupakan salah seorang inisiator Forum Pentahelix Industri Bersih Cimahi, Dr.Eki Baihaki salah satu langkah strategis untuk menggenapi program Citarum Harum pada Selasa 26 Maret 2019, akan mengundang 188 pelaku industri yang ada di Kota Cimahi untuk berdialog dan membangun kesepahaman dan komitmen bagi terwujudnya produksi industri bersih. “Mengingat ikhtiar tersebut bukan hal yang mudah, namun bukan juga hal yang tidak mungkin jika ada niat baik untuk berkolaborasi semua elemen bangsa secara sinergis,” kata Eki.

Para pelaku usaha yang diharapkan hadir adalah pemiliknya, untuk diajak berdialog oleh Forum Sinergi Pentahelix Industri Bersih Kota Cimahi. Yang terdiri dari unsur Pemerintah Kota Cimahi yang diwakili oleh Dinas Lingkungan Hidup, Sektor 21 Citarum Harum, unsur bisnis oleh APINDO Kota Cimahi, unsur akademisi oleh IKIP Siliwangi dan UNBAR, unsur komunitas oleh Citarum Institute dan Gree One Go Green Cimahi, serta unsur Media dari Radio Elshinta Bandung.

Eki menambahkan istilah industri bersih mulai diperkenalkan oleh UNEP (United Nations Environment Program) pada bulan Mei 1989 pada seminar The Promotion of Cleaner Production di Canterbury, Inggris. Selanjutnya Pemerintah Indonesia sepakat untuk mengadopsi dan menjalankan program yang diinisiasi oleh UNEP tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Mochamad Ronny mengatakan setiap kegiatan industri berusaha untuk mencegah pencemaran sebelum pencemaran itu terjadi. “Oleh karena itu kita harus dapat menempatkan aspek lingkungan hidup menjadi bagian integral dari suatu kegiatan industri, sehingga masalah lingkungan bukan lagi menjadi bagian terpisah dari kegiatan industri,” imbuhnya.
Menurut Ronny, produksi bersih merupakan suatu strategi pengelolaan lingkungan yang bersifat preventif, terpadu dan diterapkan secara kontinyu pada proses produksi, produk, dan jasa untuk meningkatkan eko-efisiensi sehingga mengurangi resiko terhadap kesehatan manusia dan lingkungan.

Produksi Bersih (cleaner production) bertujuan untuk mencegah dan meminimalkan terbentuknya limbah di seluruh tahapan proses produksi. Di samping itu, produksi bersih juga melibatkan upaya-upaya untuk meningkatkan efisiensi penggunaan bahan baku, bahan penunjang dan energi di seluruh tahapan produksi. Dengan menerapkan konsep produksi bersih, diharapkan sumber daya alam dapat lebih dilindungi dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Secara singkat, produksi bersih memberikan 2 keuntungan, pertama meminimalisasi terbentuknya limbah, sehingga dapat melindungi kelestarian lingkungan hidup. Kedua adalah efisiensi dalam proses produksi, sehingga dapat mengurangi biaya produksi.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR