Berniat jadi TKI, Eulis Malah Menjadi Master Tai Chi

Bandung Raya

Senin, 11 Februari 2019 | 13:27 WIB

190211133122-berni.jpg

ist

Eulis Komariah tengah melatih para ketua Tai Chi di Toraja, Sulsel.

NASIB orang tidak ada yang tahu. Semuanya penuh misteri. Begitupun dengan Eulis Komariah, mengadu nasib ke Taiwan sebagai pekerja migran Indonesia alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI) pada tahun 2007 malah mendapat "sesuatu" yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.

Awalnya galamedianews.com hendak wawancarai langsung di rumahnya. Namun mendapat kabar, kalau Eulis sedang melatih taichi di Toraja, Sulawesi Selatan.

"Saya sedang di Toraja, melatih Tai Chi," kata Eulis saat dihubungi galamedianews.com melalui telepon, Senin (11/2/2019).

Akhirnya wawancara pun dilakukan lewat telepon dan whatsapp. Perempuan yang mahir berbahasa Cina dan Inggris inipun menceritakan kisah perjalanan hidupnya dari seorang TKI hingga menjadi master Thai Chi

Perempuan yang menginjak usia 51 tahun ini, berangkat dari kampung halamannya di Kampung Kaligata RT 04/RW 05, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat untuk mencari pekerjaan sebagai perawat.

Eulis meninggalkan dua anaknya yang kini berusia 28 tahun dan 18 tahun.untuk merajut asa nun jauh di negeri orang. Perempuan pekerja keras ini diterima di salah satu rumah sakit di Kota Taipei.

"Kebetulan saya mendapat tugas merawat seorang pasien. Mungkin keluarga pasien ini merasa nyaman dengan cara saya merawat. Sampai akhirnya minta saya jadi perawat pribadinya," kata perempuan berusia 51 tahun ini.

Dia kemudian tinggal di Pingtung County. Dari sanalah awal cerita Eulis mengenal Taichi. "Kebetulan majikan saya memiliki menantu, namanya Liu Yushia yang merupakan master Tai Chi. Saya mulanya sama sekali tidak tertarik dengan Tai Chi, tapi setelah beberapa kali latihan mulai merasakan manfaatnya. Seusai latihan badan terasa lebih bugar," tuturnya.

Eulis pun pada akhirnya tertarik dan menekuni latihan Tai Chi secara mendalam. Kemampuanya menarik perhatian sang majikan sekaligus guru Tai Chi-nya, hingga kemudian didaftarkan untuk mengikuti pertandingan Taichi diTaiwan. Dari kejuaraan yang pertama diikutinya menjadi gerbang pembuka untuk mengikuti kejuaraan hingga tingkat internasional.

Ia berhasil mengibarkan bendera merah putih dan membawa harum nama Indonesia di kejuaraan internasional. Tercatat sejak tahun 2012 hingga 2017, Eulis berhasil meraih 29 medali. Mulai dari perunggu, perak hingga emas.

Pada peringatan kemerdekaan RI 17 Agustus 2017, Eulis mendapatkan penghargaan dari Bupati Bandung Barat, Drs. H. Abubakar, M.Si.

Berkat prestasinya itu, Eulis mendapat sertifikat hakim atau dewan juri tingkat internasional. Jangan aneh jika suatu hari melihat hakim.kejuaraan Tai Chi tingkat dunia ada hakim berkerudung, dialah Eulis Komariah.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR