Polres akan Investigasi Penyebab Tanggul Jebol di Cilengkrang

Bandung Raya

Minggu, 10 Februari 2019 | 15:06 WIB

190210150912-polre.jpg

Ginanjar Arief Pratama

PETUGAS merapikan puing perpustakaan yang hancur akibat banjir bandang di Balai Proteksi Tanaman Perkebunan, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Minggu (10/2/2019). Banjir akibat jebolnya tanggul di perumahan Jati Endah Regency mengakibatkan 12 rumah rusak dan menimbulkan tiga orang korban meninggal dunia.

POLRES Bandung akan melakukan investigasi terkait penyebab jebolnya tanggul anak sungai Cipanjalu yang berakibat banjir bandang hingga merusak belasan rumah dan dua di antaranya ambruk di Komplek Jati Endah Regency, Dusun Pasir Jati RT 004/RW 016, Desa Jati Endah, Kec. Cilengkrang, Kab. Bandung, Sabtu (9/2/2019) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan mengatakan, investigasi akan segera dilakukan oleh pihaknya. Apakah penyebab kejadian tersebut karena kelalaian atau kesengajaan. Karena ada dugaan telah terjadi alig fungsi lahan di wilayah hulu.

"Kami akan memanggil pihak develover Komplek Jati Endah Regency, untuk menanyakan soal pembangunan perumahan tersebut. Kami akan melihat bagaimana pembangunannya, termasuk Tembok Penahan Tebing (TPT), apakah memang sesuai dengan aturan tidak," ujar Indra saat meninjau langsung ke lokasi kejadian, Minggu (10/2/2019).

Jika ditemukan pelanggaran hukum dalam kejadian tersebut, kata Indra, maka pihaknya tak akan segan untuk melakukan penindakan.

"Ada sanksinya, kami akan banyak berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, mau lihat ini kawasan apa, pembangunan bagaimana dan perizinannya bagaimana," katanya.

Pihaknya mengklaim, soal perizinan bangunan sudah ada perizinan teknis dari pemerintahan, dimana dalam mengeluarkan perizinan ada kajian dahulu.

"Kami akan menindaklanjuti, apakah ada aduan dari masyarakat soal penyalahgunaan dan sebagainya. Untuk saat ini kami fokus membantu evakuasi, mengamankan barang-barang warga dan evakuasi material bangunan yang berserakan di pemukiman warga," ungkapnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR