Wajah Ibu Kota Soreang Butuh Perubahan

Bandung Raya

Jumat, 18 Januari 2019 | 17:12 WIB

190118171326-wajah.jpg

Ziyan Muhammad Nasyith

Kondisi trotoar di sepanjang Jln. Raya Soreang tepatnya sekitar pasar dan terminal Soreang, Kab. Bandung, mengalami kerusakan

SEJUMLAH masyarakat Kec. Soreang, Kab. Bandung, merasa prihatin dengan kondisi trotoar disepanjang Jln. Raya Soreang tepatnya sekitar pasar hingga Alun-alun Soreang. Selain kondisinya yang sudah rusak, penataan di kawasan tersebut juga tidak tertata dengain baik.

Seorang warga Soreang, Didin Ramdani (38) mengaku prihatin melihat kondisi penataan lingkungan dan jalan di wilayah Kecamatan Soreang. Khususnya disepanjang pertokoan mulai depan pasar Soreang, terminal sampai Alun-alun.

"Soreang kan merupakan Ibu Kota Kabupaten Bandung, seharusnya penataan lingkungan dan infrastrukturnya menjadi prioritas utama. Selain ibu kota, di Soreang juga ada pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung," ujar Didin saat diwawancarai disekitar pasar Soreang, Jumat (18/1/2019).

Menurut Didin, sebagai Ibu Kota Kabupaten Bandung, Soreang harusnya menjadi contoh perkembangan pembangunan dan penataan lingkungan bagi Kecamatan lainnya. Tentunya, penataan infrastruktur harus dilakukan secara optimal.

"Harus ada daya tarik. Minimal kan infrastrukturnya ditata dengan baik. Sekarang kan yang terlihat berubah baru terpusat di sekitaran komplek perkantoran Pemkab Bandung tepatnya kawasan Gedong Budaya Sabilulungan di jalan Al Fathu," katanya.

Dirinya berharap, ke depannya penataan di wilayah Soreang ini bisa secara menyeluruh dan setidaknya memperlihatkan wajah layaknya daerah Ibu Kota.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung melalui Kepala UPT Sarpras Wilaya Soreang, Dede Sukarsa menjelaskan, perbaikan dan penataan infrastruktur yang menjadi kewenangannya terus dilakukan secara bertahap.

"Perbaikan dan penataan trotoar sepanjang jalan dari mulai depan terminal sampai Alun-alun Soreang sudah menjadi program Dinas PUPR pada 2019 ini. Kami harap masyarakat bersabar karena sedang masa proses," ujar Dede.

Menurut Dede, pihaknya sudah menggambarkan dan merencanakan perbaikan trotoar mulai dari sepanjang jalan simpang Al- Fathu dampai depan Kantor Kecamatan Soreang, akan ditata dengan konsep berbeda. Selain memperbaiki trotoarnya, juga akan disediakan ruang publik dan penataan untuk lahar parkir.

"Kami sudah mengkonsep, penataan trotoar nantinya dikolaborasikan dengan tema lingkungan. Insya Allah mudah-mudahan terlaksana dengan baik dan bisa merubah wajah Soreang dari sebelumnya," ungkapnya.


Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR