Pemkot Bandung Siapkan Perwal Tentang Disiplin Pegawai

Bandung Raya

Jumat, 11 Januari 2019 | 16:16 WIB

190111161722-pemko.jpg

dok

PEMKOT Bandung tengah menyiapkan draf Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang disiplin pegawai. Harapannya, melalui Peraturan tersebut dapat berdampak positif terhadap kemajuan kota kembang ini.

"Disiplin dimulai dari kehadiran. Diberikan reward and punishment. Kalau tidak hadir dan tidak bisa memberikan argumen yang dapat dipertanggungjawabkan maka akan diberi sanksi pemotongan tunjangan," ungkap Wali Kota Bandung, Oded M. Danial di Kawasan Badak Singa Kota Bandung, Jumat (11/1).

Menurutnya, perwal disiplin pegawai, akan mengatur aktivitas sebelum bekerja yakni mengikuti apel pagi tepat waktu di hari Senin, Selasa, dan Kamis. Hari Rabu harus mengikuti Tausiyah di masing-masing perangkat daerah salah satunya di Al Ukhuwah dan Ar-Risalah jalan Sukabumi.

"Khusus hari Jumat olahraga sebelum bekerja," katanya.

Pria yang akrab disapa Mang Oded tersebut, mengatakan bahwa kebijakan disiplin tersebut terinspirasi dari cerita Nabi Sulaiman di masa silam. Ketika sang utusan mengumpulkan  semua tentaranya dari semua jenis makhluk baik manusia maupun dari segala jenis hewan.

Dikatakannya, saat memeriksa kelengkapan pasukannya, burung Hud-hud tidak hadir. Lantas sang nabi menanyakan apakah benar tidak hadir dan punya alasan jelas atas ketidakhadirannya.

"Kemudian Nabi Sulaiman berkata bahwa sungguh aku akan memberikan sanksi sebuah siksaan yang amat pedih. Bahkan akan dipotong lehernya. Atau kalau dia datang dan memberikan argumentasi yang bisa dipertanggungjawabkan maka bebaslah dia dari sanksi tersebut," tuturnya.

Mang Oded yakin, narasi dalam Alquran terdapat dua potensi prinsip penciptaan manusia yakni sifat berbuat penyimpangan dan kebaikan.

"Mang Oded ingin lingkungan Kota Bandung dibentuk bersama-sama. contohnya Salat Subuh Berjamaah, Awalnya mungkin termotivasi karena perintah atasan. Mudah-mudahan kalau sudah berjalan lama, bisa konsisten atas dasar kebiasaan dan menjadi amal soleh," tambahnya.



Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR