Pemkot Bandung Akan Rekayasa Arus Lalin Jalan Terusan Jakarta dan Sukajadi

Bandung Raya

Jumat, 11 Januari 2019 | 16:07 WIB

190111160825-pemko.jpg

net

Ilustrasi kemacetan Jalan Sukajadi.

PEMKOT Bandung akan kembali melakukan rekayasa arus lalu lintas di Jalan Terusan Jakarta dan Jalan Sukajadi. Penerapan rekayasa tersebut akan dilakukan mulai minggu depan.

Lebih jauh rekayasa di Jalan Jakarta akan diuji coba pada Senin (14/1/2019), sedangkan di Jalan Sukajadi mulai Kamis (17/1/2019).

Titik fokus untuk rekayasa jalan tersebut, yakni sepanjang Jalan Arcamanik dan Jalan Jakarta, salah satunya di Jalan Golf Barat yang akan dibuat menjadi satu arah dan akses dari Jalan Arcamanik Endah ke Jalan Jakarta.

Selain itu, titik rekayasa jalan lainnya yakni dengan menutup persimpangan Jalan Jakarta-Purwakarta yang selama ini juga dianggap sebagai sumber kemacetan. Mengingat pada banyak kendaraan yang menyebrang dan menyebabkan terjadinya kemacetan.

"Upaya rekayasa jalan ini tidak akan menyelesaikan permasalahan kemacetan, tapi mudah-mudahan sedikit dapat mengurai atau meminimalisirnya," ungkap Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Hotel Crown Plaza, Jln. Lembong, Kota Bandung, Kota Bandung, Jumat (11/1/2018).

Menurutnya, pada sejumlah titik tersebut akan dipasang barier dan rambu larangan putar balik atau U-Turn.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penutupan persimpangan di Jalan Sulaksana, tepatnya di depan Borma Antapani. Kemudian pemasangan barier pembatas di ujung flyover Antapani atau jembatan pelangi.

"Rencana kita pasang barier agar kendaraan dari jalur kiri tidak bisa langsung masuk dan naik ke flyover. Karena di sekitar titik ini sering terjadi bottle neck," ucapnya.

Yana menjelaskan rekayasa jalan lainnya, yakni di persimpangan Jalan Sukajadi, Karang Tineung, dan Sirnamanah. Pada titik tersebut yang awalnya di tutup, maka kedepan akan diaktifkan kembali. Sedangkan rambu lampu lalu lintas di titik itu tetap tidak akan dioperasikan.

Walau demikian, pada persimpangan tersebut akan diberi barier, sehingga arus lalu lintas kendaraan dari Jalan Karang Tineung tidak bisa langsung menyeberang ke Jalan Sinarmanah, tapi harus belok ke Jalan Setiabudi.

Hal yang sama berlaku pada arus kendaraan dari Jalan Sirnamanah menuju Jalan Karang Tineung. Dimana akan dibelokan ke arah Jalan Sukajadi dengan memutar di sekitar Taman Sukajadi.

"Pada jalur tengah, yang arah utara ke selatan atau sebaliknya yang semula ditutup, akan kita buka lagi seperti dulu. Pertimbangannya pada manuver bus wisata yang kesulitan saat memutar kendaraannya, sehingga kalau sore apalagi weekend ekor bus sampai ke Jalan Flamboyan," tuturnya.

Ia berharap dengan beragam upaya tersebut dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Setiabudhi.

Meski demikian, diakuinya, rencana rekayasa uji coba kedua jalan tersebut telah melalui proses kajian. Bahkan, telah di bahas bersama Polrestabes Bandung, Polda Jabar, Dishub Kota Bandung dan Provinsi Jabar, Satpol PP dan Disbudpar Kota Bandung.

"Kita juga menggunakan software khusus untuk uji coba. Mudah-mudahan hasilnya bisa sesuai dan kemacetan di kedua jalan ini bisa terurai, terutama ketika weekend" tambahnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR