Pemkab Bandung Harus Siapkan Anggaran Rp 60 Miliar untuk Tipping Fee Legok Nangka

Bandung Raya

Kamis, 10 Januari 2019 | 11:45 WIB

190110114814-pemka.jpeg

pikiran-rakyat.com

KABUPATEN Bandung harus menyiapkan anggaran sebesar Rp 50-60 miliar jika tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) berpindah ke Legok Nangka, Nagreg, Kabupaten Bandung pada tahun 2022. Pasalnya, tipping fee yang ditetapkan oleh pemerintah provinsi bagi Pemda terkait yakni sebesar 386 ribu rupiah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Asep Kusumah saat on air di PRFM 107,5 FM News Channel, Kamis (10/1/2019).

"Kalau kita ke TPA legok nangka itu tipping feenya di angka 386 ribuan perton. Jadi mungkin bisa 50-60 milyar yang harus dipersiapkan pemerintah daerah per tahun," kata Asep.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bandung menggencarkan pengelolaan sampah berbasis rumah tangga yang dimulai sejak 2017. Pengelolaan sampah ini diklaim dapat mengurangi produksi sampah yang dihasilkan warga Kabupaten Bandung.

"Kalau ditangani di sumber hitungan kita mungkin sampah disetiap rumah itu hanya satu kantong kresek," imbuh Asep.

Menurut Asep, rasio sampah di Kabupaten Bandung per harinya bisa sebanyak 1440 ton. Jumlah tersebut, lanjut Asep, dihasilkan dari 3,6 juta jiwa di Kabupaten Bandung yang memproduksi 0,4 kg sampah.

"Rasio sampah dikabupaten bandung dengan warganya 3,6 juta orang rasio sampah per orang per harinya 0,4 kg itu akan timbul sampah baru setiap hari sebanyak 1440 ton. satu bulan itu diangka 43 ribu ton," paparnya.

Sebelumnya, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung dan Kota Cimahi membuang sampah ke TPA Sarimukti dengan tipping fee sebesar 50 ribu rupiah. Diakui Asep, setiap tahunnya Kabupaten Bandung harus mengeluarkan 4-5 milyar setiap tahunnya untuk membayar tipping fee TPA Sarimukti.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR