DPRD KBB Sesalkan Video Viral Aa Umbara

Bandung Raya

Kamis, 27 Desember 2018 | 18:01 WIB

181227180437-dprd-.jpg

Net

VIDEO Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna yang mengajak para guru honorer di Kabupaten Bandung Barat untuk ikut serta mendukung anaknya Rian Firmansyah dan adiknya Usep Sukarna dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang disesalkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat.

Sebelumnya, viral di media sosial video berdurasi 1.22 menit yang berisikan percakapan Aa Umbara dan meminta suara guru honorer agar mendukung anak dan adiknya tersebut.

"Soal beredarnya video itu (ajakan guru honorer) tentu sangat disayangkan. Apalagi jika terbukti dalam video itu melibatkan ASN atau pejabat (kepala dinas)," kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Samsul Maarif di Padalarang, Kamis (27/12/2018).

Menurut Samsul, tak hanya guru, saat ini DPRD juga tengah menyoroti soal dugaan ASN yang ikut serta berkampanye dalam kegiatan seremonial Pemkab. Apalagi kata politisi PPP ini, prinsipnya ASN harus bersikap profesional dalam menghadapi tahun politik dan tidak boleh terjebak irama permainan politik.

Samsul mengungkapkan, dengan kondisi tersebut, sehingga saat ini mata masyarakat harus memantau dan mengawasi setiap gerak-gerik yang dilakukan pejabat maupun ASN. Sebab, faktor utamanya lantaran adanya media sosial yang dengan mudah merekam apapun.

"Artinya bukan hanya guru tapi seluruh ASN sampai ke perangkat desa juga tidak boleh berpolitik. Apalgi dengan terbuka mengajak serta meminta dukungan untuk Pemilu tahun depan," ujarnya.

Lebih lanjut Samsul menambahkan, jika ASN sudah diajak pada ranah politik, maka dipastikan kinerja tidak lagi objektif dan profesional. Padahal, sudah dipertegas dengan Undaang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN berdasarkan Pasal 2 huruf F yang menyatakan bahwa salah satu asas penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN adalah netralitas.

"Sanksinya juga sudah tegas bagi ASN yang terlibat berpolitik. Saya berharap pesta demokrasi di Bandung Barat ini dinikmati dengan sebaik mungkin. Tanpa ada keterlibatan ASN yang digiring oleh seorang pejabat," terangnya.

Sebelumnya, menjelang Pileg 2019 Forum Fraksi DPRD KBB juga menemukan perihal adanya swafoto salah seorang pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) KBB bersama anak dan adik Bupati Bandung Barat Aa Umbara. Mereka berswafoto saat menghadiri sejumlah kegiatan di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

"Sudah jelas, kami akan melaporkan kepada panitia pengawas kabupaten  untuk selanjutnya diteruskan pada Komisi ASN. Bahkan, komisi ASN menyatakan, bahwa itu hukumannya tidak lagi ringan, tapi tengah dan ke atas,"tegas ketua DPRD KBB, Ida Widaningsih.

Editor: H. D. Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR