Ema: PAD Kota Bandung Terus Meningkat

Bandung Raya

Minggu, 9 Desember 2018 | 19:58 WIB

181209200026-ema-p.jpg

Bagian Humas Setda Kota Bandung

Ema Sumarna

KEPALA Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung, Ema Sumarna memprediksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung terus mengalami peningkatan, termasuk untuk tahun 2019 mendatang.

"Pajak Asli Daerah (PAD) Kota Bandung berkontribusi terhadap APBD baru 34,4 persen, dan kita inginnya capaian itu terus meningkat menjadi 40, 45, bahkan 50 persen. Agar pemerintah memiliki keleluasaan kedepannya, untuk memenuhi aspek pembiayaan pembangunan," ungkapnya di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Minggu (9/12/2018).

Menurutnya, peningkatan PAD setiap tahunnya merupakan tren positif. Dari total PAD Kota Bandung, kontribusi dari sektor pajak mencapai sekitar 81 persen.

"Artinya pendapatan Kota Bandung masih bertumpu masih tetap di pajak, tapi itu juga kan berlaku pada semua daerah manapun," katanya.

Ema menuturkan, pada tahun 2016, PAD Kota Bandung sebesar Rp1,490 triliun. Sedangkan pada 2017 mencapai Rp2,175 Triliun, sehingga sudah mendongkrak capaian PAD sekitar Rp 700 Miliar.

"Dengan peningkatan ini, mudah-mudahan pemimpin daerah sebelumnya dan saat ini semakin leluasa bisa merealisasikan program-program yang sudah tertuang dalam rencana program kegiatan di 2019," terangnya.

Ia memprediksi, pencapaian PAD pada akhir tahun 2018 ini, minimal sebesar Rp2,145 triliun. Tetapi dengan sisa waktu yang masih ada diharapkan bisa mencapai Rp 2,243-2,25 triliun.

Apalagi jika mata pajak PBB mencapai Rp93 Miliar, maka PAD bisa mencapai target.

Ema menjelaskan, pajak hotel potensinya masih pada angka Rp25-26 miliar per bulan, pajak restauran sudah Rp26,5 iliar per bulan, pajak hiburan di angka Rp7,5 miliar per bulan.

"Maka kami sangat berharap dengan segala kerendahan hati, bagi warga masyarakat yang merasa masih belum kewajibannya segera ditunaikan," tambahnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR