181206215251-jalan.jpg

Engkos Kosasih

Jalan Raya Bandung-Garut Lagi-lagi Banjir, Arus Lalu Lintas Tersendat

Bandung Raya

Kamis, 6 Desember 2018 | 21:49 WIB

Wartawan: Engkos Kosasih

GENANGAN air setinggi 30-40 cm kembali melanda jalur nasional Jalan Raya Bandung-Garut, yang berbatasan antara Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (6/12/2018) malam. Sebelumnya, kawasan tersebut diguyur hujan deras sejak Kamis sore.

Untuk menanggulangi dan meminimalisir genangan banjir di jalur jalan yang menghubungkan Bandung dan Garut atau sebaliknya itu, pemerintah pada beberapa bulan terakhir ini sedang fokus pada pengerjaan pembangunan saluran drainase di bagian kiri dan kanan jalur jalan antar provinsi  tersebut.

Bahkan, saat ini pembangunan drainase itu masih dalam penataan atau pengerjaan di sejumlah ruas jalan. Dengan harapan, pembangunan/penataan drainase itu bisa meminimalisir genangan banjir dan mempercepat aliran air disaat ruas jalan nasional itu tergenang air pada musim hujan.

Pemantauan di lapangan Kamis malam, genangan air pasca turun hujan tersebut terjadi di depan PT. Vonex Indonesia Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Kondisi serupa terlihat di depan PT. Kahatex, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Di dua ruas jalan itu sudah menjadi langganan banjir karena berada pada ruas jalan yang rendah sehingga rawan terjadi genangan air.

Penyebab genangan air hujan itu diduga karena ada bagian saluran drainase yang tersembut sehingga menimbulkan genangan banjir. Dampak dari genangan itu, kendaraan yang melaju dari arah Cicalengka dan Garut tujuan Cileunyi Bandung pun tersendat.

Pengendara yang nekat menerobos genangan banjir pun laju kendaraannya pun terpaksa harus me lambat. Bahkan tak sedikit kendaraan roda dua yang mogok dan terpaksa harus mendorong kendaraannya di antara genangan banjir tersebut.

Kondisi serupa, kendaraan yang melaju dari Cileunyi tujuan Garut. Kepadatan kendaraan yang melaju di dua jalur berlawanan itu pun tak bisa dihindari.

Sejumlah pengendara mengeluhkan, dampak genangan banjir di depan PT. Vonex Indonesia itu menyebabkan antrian kendaraan yang melaju dari arah Garut tujuan Bandung mengeluar hingga ke arah Parakanmuncang.

"Macetnya lumayan cukup panjang. Macetnya sampai Parakanmuncang," kata Dadan (22), pengendara roda dua yang mengaku warga Desa Cipedes, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung.

Dadan dengan tujuan Jatinangor, Kabupaten Sumedang itu, terpaksa harus bergerak perlahan-lahan saat hendak menerobos genangan banjir. "Ya harus sabar. Ya gimana lagi, kalau sudah macet seperti ini karena jalannya banjir" akunya.

Dede (45), warga Desa Mangun Arga, Kecamatan Cimanggung menjelaskan, genangan air yang terjadi di ruas jalan Bandung-Garut itu setelah turun hujan deras sejak Kamis sore. "Menjelang magrib atau sekitar pukul 17.30 WIB, mulai terjadi genangan air di ruas jalan itu," katanya.

Dede memperkirakan terjadinya genangan banjir di akses jalan yang padat dilalui kendaraan akibat drainase tersumbat  kayu bekas pengerjaan pengecoran proyek drainase yang belum dibongkar.

"Soalnya, masih banyak kayu yang belum dibongkar di lokasi pengerjaan proyek drainase tersebut karena masih dalam pengerjaan. Akibatnya, saluran drainase tersumbat," jelasnya.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR