181206191536-komis.jpg

Net

Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga.

Komisi C DPRD Kota Bandung: Sosialisasi Penggunaan Kantong Plastik Harus Sasar Masyarakat

Bandung Raya

Kamis, 6 Desember 2018 | 19:11 WIB

Wartawan: Yeni Siti Apriani

PENGGUNAAN kantong plastik (kresek) jangan hanya menyasar mall dan ritel, tapi juga masyarakat di kalangan grassroot. Sosialisasi pun  harus terus dilakukan agar masyarakat sadar dan paham untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.

Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga mengatakan Perda No. 17 Tahun 2012 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik dibuat karena legislatif dan eksekutif memiliki kesadaran yang sama soal lingkungan hidup di mana sampah plastik lama terurai. Kondisi sampah plastik termasuk kantong kresek pun sangat mengkhawatirkan sehingga secepatnya perda ini harus diimplementasikan.

"Sekarang sedang disusun Perealnya agar bisa diimplementasikan di masyarakat," ujar Awang, Kamis (6/12/2018).

Sebenarnya, kata Awang, implementasi perda cukup terlambat mengingat pengesahannya sudah sejak tahun 2012.  Karena itulah, setelah perwal keluar harus segera disosialisasikan agar masyarakat mengetahui dan melaksanakannya. "Selain penegakkan aturan, sosialisasi juga harus dilakukan," tuturnya.

Pemerintah Kota Bandung sendiri sudah mengundang  Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jawa Barat dan kedua belah pihak sepakat ubtuk terus menyosialisasikan pengurangan penggunaan kantong plastik. Menurut Awang, hal tersebut merupakan langkah yang baik sehingga minimal ritel-ritel yang ada di Kota Bandung sudah mau mengurangi penggunaan kantong plastik di tempat mereka.

"Saya harap tidak hanya mall besar dan ritek, tapi juga dapat menyasar masyarakat di grassroot seperti pasar, dan pedagang kaki lima," harapnya.

Terlepas dari itu, Awang mengingatkan hal yang paling penting adalah konsistensi dalam melakukan sosialisasi dan menjalankan aturan. Karena mengubah kebiasaan tidaklah gampang. Seperti halnya Jepang yang memakan waktu puluhan tahun sehingga akhirnya masyarakat di sana paham memilah sampah.

"Jangan hanya gebrakkan diawal, seremonial saja, tapi harus kontinyu," ungkapnya.

Belum lama inu, Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengatakan Perda tentang pengurangan penggunaan kantong plastik sudah dibuat, saat ini tengah disusun perwalnya. "Intinya implementasi di lapangan harus terdapat ajakan dan niat baik kepada masyarakat agar lebih komprehensif," tandasnya.

Oded berharap terdapat sinergitas antara Pemkot Bandung dan pengusaha ritel sehingga bisa menimalisir penggunaan kantong plastik. Terlebih kedua belah pihak pun sudah sepakat untuk terus menyosialisasikan pengurangan pengunaan kantong plastik.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR