181205151439-pemer.jpg

M. Fadlillah

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan (keempat kanan) bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat menggelar Rakor Implementasi Program citarum, di bantaran Sungai Citarum, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Rabu (5/12/2018).

Pemerintah Pusat akan Gelontorkan Rp 640 miliar untuk Pembenahan Citarum

Bandung Raya

Rabu, 5 Desember 2018 | 14:58 WIB

Wartawan: Ziyan

PEMERINTAH Pusat akan menggelontorkan anggaran hingga Rp 640 miliar pada tahun depan, untuk pembenahan Sungai Citarum melalui Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan mengakui, selama ini pembenahan Sungai Citarum masih bermasalah di pendanaannya yang belum terintegrasi. Kini, setelah dilantiknya Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat yang juga bertugas sebagai Dansatgas Citarum Harum, masalah anggaran ini telah dibuat terintegrasi.

"Dana itu kami harapkan akan turun bulan Januari akhir atau Februari 2019 mendatang, untuk menyelesaikan semua program tadi," ujar Luhut usai Rakor Implementasi Program Citarum Harum yang digelar di Saung Citarum Harum Sektor 8, Jln. Inpeksi RT 02/RW 28 Cicukang, Desa Mekar Rahayu, Kec. Margaasih, Kab. Bandung, Rabu (5/12/2018).

Luhut tidak penyebutkan berapa penyerapan anggaran Citarum Harum di tahun ini. Namun diakuinya, pada 2018 ini anggaran untuk Citarum Harum sangatlah  terbatas.

"Kemarin dana sangat terbatas karena mekanisme program dan pencarian dana belum sebaik sekarang. Kalau sekarang saya kira sudah sangat baik," katanya.

Selain dukungan anggaran dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar juga akan menggelontorkan anggaran hingga Rp 100 miliar pada 2019. Meski demikian, dukungan anggaran tersebut dirasa kurang oleh Gubernur Jabar, Ridwal Kamil.

"Dana dari pusat ada Rp 600 miliar (Rp 640 miliar), dari Pemprov ada Rp 100 miliar'an. Masih kurang, harus triliunan Citarum mah," ujar pria yang akrab disapa Emil itu.

Anggaran tersebut, kata Emil, akan dialokasikan pada kegiatan-kegiatan Citarum Harum seperti membeli mesin-mesin insenerator, fonton-fonton eskavator dan lain sebagainya, untuk pengerukan Sungai Citarum.

"Akan kita rapatkan secepatnya.  Alhamdulillah progres dari hulu ke hilirnya luar biasa, oleh karena itu kita optimis dalam lima tahunan selesai," katanya.

Terkait masalah masih banyaknya sampah, Emil berjanji akan segera mengoperasikan motor sampah yang telah dipesannya dari Pindad, dan akan segera mempraktekannya dalam waktu dekat.

"Dan masalah dikresi bahwa pembuangan sedimentasi sungai di bantaran yang harus ada izin menteri, itu akan diselesaikan oleh level menteri saya kira beres dalam waktu dua hari," ungkapnya.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR