181109153238-pempr.JPG

net

Ilustrasi.

Pemprov Jabar Akan Kawinkan Sapi Pasundan dengan Belgia

Bandung Raya

Jumat, 9 November 2018 | 15:31 WIB

Wartawan:

UNTUK meningkatkan produksi sapi di Jabar, Pemprov Jabar berencana melakukan kawin silang sapi khas Belgia berjenis Belgian Blue Cattle dengan Sapi Pasundan. Langkah awal yang dilakukan dengan menjajaki berbagai kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Wallonia, Belgia dan mengutus secara langsung Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum untuk membahas rencana kerja sama tersebut.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menuturkan, salah satu kerja sama yang akan dilakukan di sektor peternakan terutama dalam budidaya sapi. Contohnya upaya kawin silang antara sapi belgia dan sapi pasundan.

Karena dia melihat sapi belgia memiliki kualitas yang baik. Bobotnya besar dan terlihat sangat berotot. Hal itu dinilai bisa meningkatkan produksi sapi di Jawa Barat.

"Ada sapi belgia yang berotot itu akan silangkan dengan sapi pasundan. Sehingga harapannya produksi sapi ini tonasenya jauh meningkat tapi diproduksi lokal bukan impor," kata Emil, di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat (9/11/2018).

Emil sapaan Ridwan Kamil seperti dilansirkan detik.com mengaku optimistis upaya kawin silang itu akan berhasil. Saat ini berbagai langkah tengah disiapkan agar rencana tersebut bisa direalisasikan.

"Itu misi saya ke Pak Uu, dan insya Allah berhasil dan suplai dagi sapi bisa terpenuhi secara lokal," ucapnya.

Dalam kunjungan dinasnya, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum diundang secara khusus oleh Prof Pascal Leroy yang merupakan ahli di bidang determinasi genetik pada otot dan daging ternak Universitas Liege, Belgia ke Peternakan Sapi Belgian Blue yang telah teregistrasi.

Uu diberi penjelasan mengenai tata cara pengelolaan peternakan sapi di Belgia. Di negara tersebut tidak seenaknya dalam membubidayakan sapi hingga ada nomor registrasi khusus yang tercatat dalam data base peternakan nasional Belgia.

Sapi Belgia memiliki khususan tubuhnya yang berotot luar biasa. Lemak yang ada di tubuh sapi tersebut juga minim sehingga perbandingan daging terhadap karkasnya sebesar 70 persen.


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR