181107191703-bpbd-.jpg

Twitter

BPBD Tetapkan Jawa Barat Waspada Bencana Banjir

Bandung Raya

Rabu, 7 November 2018 | 19:13 WIB

Wartawan: Anthika Asmara

MUSIM hujan di wilayah Jawa Barat di ujung tahun 2019 memiliki kerawanan bencana banjir dan longsor yang cukup tinggi di sejumlah kabupaten/kota.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat menetapkan saat ini waspada bencana banjir setelah sebelumnya terjadi banjir di Kabupaten Tasikmalaya.

Kasi Kedaruratan BPBD Jawa Barat Budi Wahyu mengatakan, selain di kabupaten Tasikmalaya ada juga di daerah lain seperti kabupaten Pangandaran, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bogor dan kota Bogor. Namun masih dalam tingkat yang ringan.  

"Kalau untuk longsor ada di kabupaten Bandung Barat dan Pangandaran," kata Budi, Rabu (7/11/2018).

Saat ini curah hujan sedang meninggi hingga beberapa hari kedepan maka harus waspada bagi masyarakat yang bermukim di sekitaran aliran sungai dan tebing.

"Memang belum merata hujannya tetapi curahnya tinggi," kata dia.

Kondidi Cuaca seperti ini kata Budi, bisa terjadi misalnya hujan di daerah Kerawang akan tetapi terjadi banjir di Bekasi karena air limpasan.

"Artinya dengan hujan seperti ini tidak bisa di prediksi banjir terjadi dimana," ujar dia.

Selain itu BPDB mengimbau ketika hujan turun dengan curah yang tinggi harus tetap waspada dan segera mencari tepat yang aman.

"Lebih baik pindah ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu, karena titik rawan bencana di Jawa Barat ini memiliki potensi di setiap kabupaten kota," katanya.

Sementara itu terkait kejadian banjir yang terjadi di kabupaten Tasikmalaya yang menyebabkan robohnya jembatan akses dari Tasikmalaya ke Cipatujah, BPBD Jawa Barat sekarang sudah persiapan pemasangan jembatan bailey atau jembatan sementara.

"Kami Jabar sifat mendukung untuk evakuasi dan sebaginya itu ada di Kabupaten dan kami mendukung untuk jembatan itu," kata Budi.

Untuk di Tasikmalaya tidak ada yang mengungsi akan tetapi pemindahan sementara ke tempat yang lebih aman.  "Allhamdulilah sudah bisa di tangani, kami di bantu oleh TNI dan Polri," ujar dia.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan, pemerintah Jawa Barat sudah mengirimkan bantuan berupa jembatan bailey ke Tasikmalaya.

"Barangnya ada di Purwakarta dan siap dipasang," ujar pria yang akrab disapa Emil ini.

Emil menjelaskan, perlu waktu beberapa hari untuk membangun jembatan darurat di lokasi tersebut.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR