181011174435-pks-k.jpg

Rio Ryzki Batee

PKS Kota Bandung Kirim 3,5 Kwintal Kentang Mustopa ke Palu dan Donggala

Bandung Raya

Kamis, 11 Oktober 2018 | 17:39 WIB

Wartawan: Rio Ryzki Batee

SEBAGAI bentuk kepedulian kepada sesama, 183 unit Sekolah Ibu PKS mengirimkan bantuan 3,5 kuintal kentang Mustopa kepada korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggalah. Bantuan tersebut, dalam rangka mengurangi krisis kebutuhan pangan yang dialami para korban dan masyarakat.

"Dengan kentang mustopa maka akan lebih mudah dibuat ibu-ibu dan juga tahan lama. Dengan demikian, maka ketika sampai disana dalam keadaan baik dan dapat langsung dikonsumsi para korban bencana," ungkap Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Bandung, Siti Nurjanah usai kegiatan sumbangan peduli Palu dan Donggalah di kantor DPD PKS Kota Bandung, Jalan Katamso, Kota Bandung, Kamis (11/10/2018).

Menurutnya dengan bantuan pangan berbentuk kentang mustopa tersebut, merupakan olahan unik dari masing -masing sekolah ibu tersebut. Terlebih bahan dari makanan tersebut, lebih muda diperoleh dibanding jenis makanan lainnya.

Kentang Mustopa sendiri merupakan makanan olahan kentang yang diiris tipis, digoreng kemudian dibumbui, makanan tersebut populer di Jawa Barat terutama untuk hidangan pesta dan hari raya.

Dikatakannya setiap kentang mustopa dipacking dalam bervariasi setiap bungkusnya, mulai dari satu ons sampai satu kilo. Dimana sumbangan tersebut, merupakan inisitif dari para ibu-ibu yang ingin ikut berpartisipasi membantu para korban bencana tersebut.

"Kami turut berduka cita atas musibah gempa yang menimpa saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah. Dengan pengiriman makanan siap makan ini, sedikit banyak dapat membantu konsumsi relawan maupun korban di lapangan dalam masa tanggap darurat," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD PKS Kota Bandung, Tedi Rusmawan mengapresiasi akan gerakan yang dilakukan oleh para ibu-ibu Kota Bandung tersebut. Diakuinya dengan makanan berbentuk kentang mustopa tersebut, memiliki daya tahan yang lama dan tidak sulit diproduksi.

"Kentang mustopa merupakan makanan khas Jawa Barat, maka selain membantu mereka yang membutuhkan tapi juga ikut memperkenalkan jenis makanan ini. Selain itu, makanan ini juga sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh para korban bencana," katanya.

Tedi berharap dengan dikirimnya bantuan pangan tersebut ke Palu dan Donggalah, maka dapat mengetuk hati masyarakat Kota Bandung untuk turut mengirimkan bantuan. Mengingat banyak warga yang terdampak akibat bencana gempa dan tsunami tersebut.

Ia menerangkan dengan semakin banyaknya bantuan yang datang kesana, maka akan semakin meringankan beban para korban terutama untuk bangkit kembali. Sehingga dampak yang dialami tidak akan berlangsung lama dan bisa segera diselesaikan secepatnya.

"Warga Kota Bandung dikenal sebagai masyarakat yang peduli dan ramah, maka tentu dengan mengirim bantuan kesana dapat membantu para korban. Juga dapat menjauhkan Kota Bandung dari segala bencana, melalui sedekah," tambahnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR