180912140448-massa.jpg

Lucky M. Lukman

Massa Tuntut Jaksa Usut Kasus Korupsi Benny Bachtiar di Pemkot Cimahi

Bandung Raya

Rabu, 12 September 2018 | 14:04 WIB

Wartawan: Lucky M. Lukman

RATUSAN orang yang tergabung dalam Forum Peduli Bandung berunjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, Jln. L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung, Rabu (12/9/2018). Mereka menuntut jaksa serius mengusut kasus dugaan korupsi  penyertaan modal Pemkot Cimahi tahun 2006 - 2007.

Dari pantauan galamedianews.com, massa menggelar orasi di depan pintu gerbang Kejati Jabar. Sebagian massa membentangkan spanduk bertuliskan penolakan Benny Bachtiar menjadi Sekda Kota Bandung. Nama Benny yang merupakan PNS di Pemkot Cimahi diduga oleh massa memiliki keterkaitan dengan kasus yang dituntut pengusutannya itu.

Setelah beberapa saat berorasi, massa akhirnya diterima masuk untuk audiensi di kantor Kejati Jabar dan perwakilan dari Bidang Intelejen Kejati Jabar, Dadang Alex. Saat audiensi, salah seorang pengunjukrasa menghadiahi obat tolak angin kepada perwakilan kejaksaan.

"Ini simbol supaya jaksa yang mengusut kasus ini tidak masuk angin," ujar Joker.

Ketua Forum Peduli Bandung, Kandar Karnawan mengungkapkan, kedatangan pihaknya ke Kejati Jabar adalah untuk menanyakan sejauh mana pengusutan kasus penyertaan modal Pemkot Cimahi tahun anggatan 2006- 2007 senilai Rp 40 miliar. Kandar menduga kasus itu melibatkan Benny yang saat itu menjabat sebagai Kabag Perekonomian Pemkot Cimahi.

"Kami hanya ingin jaksa transparan dan mengusut tuntas kasus tersebut. Kami harap jangan hanya hilirnya saja yang ditetapkan tersangka sementara bagian perencanaan dan penganggarannya tidak tersentuh," tutur Kandar.  

Kandar menegaskan, kedatangannya juga sekaligus mengawal kasus yang sudah sejak beberapa waktu lalu dilaporkan. Hanya saja, perkembangan dari pihak Kejati Jabar terkesan belum signifikan.

Sementara itu,  Dadang Alex menyatakan pihak Kejati Jabar telah mengirim surat mengenai penanganan kasus penyertaan modal tersebut Kejari Cimahi. Namun hingga kini surat tersebut belum dibalas.

"Kami pun masih menunggunya. Kita bicara fakta saja ya, nanti kami tunggu dulu surat jawaban dari Kejari Cimahi," pungkasnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR