180810141132-pc-pm.jpg

Ziyan

PC PMII Kabupaten Bandung Cetak Kader Penggerak Literasi

Bandung Raya

Jumat, 10 Agustus 2018 | 14:11 WIB

Wartawan: Ziyan

DALAM upaya mencetak kader yang mujtahid, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Bandung menggelar Pelatihan Kader Lanjut (PKL) se-Jawa Barat, dengan tema "Mensinergikan Gerakan PMII dan Dunia Literasi. Pelaksanaan pelatihan tersebut berlangsung sejak 9-12 Agustus 2018 di Gedung Ormas Islam, Soreang, Kab. Bandung.

Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Faiz Al-Afify mengatakan, tujuan diadakan kegiatan tersebut tidak hanya untuk para kader biasa, tapi kader PMII yang sudah mengikuti Pelatihan Kader Dasar (PKD).

"Peserta telah siap secara mental intelektual untuk mengikuti pelatihan kader lanjut ini, yang nantinya dicetak menjadi kader mujtahid dengan menambah ilmu barokah dan pengalaman, agar mampu memberikan sumbangan terhadap dunia literasi kita," ujar Faiz kepada galamedianews.com di sela kegiatan.

Ketua PC PMII Kabupaten Bandung, Hamdani Haliman menambahkan, digelarnya pelatihan kader lanjut merupakan kebutuhan bagi setiap kader di setiap organisasi, khususnya untuk mencetak kader mujtahid yang mampu menjawab problem kebangsaan termasuk minimnya literasi kebangsaan.

"Tentunya peserta pelatihan akan dicetak menjadi mujtahid dan pelopor yang berperan menjadi penggerak di setiap cabangnya masing-masing. Dengan mengikuti pelatihan mereka akan diberikan bekal materi oleh para pemateri yang bisa mengmbangkan dunia literasi bangsa kita," kata Hamdani.

Sementara itu, Wakil Bupati Bandung, H. Gun Gun Gunawan yang turut hadir pada pelatihan tersebut menuturkan, selama menjadi mahasiswa sebelum reformasi, awal mulanya melakukan proses pengkritisan dan melawan kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap rakyat .

"Tentunya saya berharap, sebagai organisasi kemahasiswaan, PMII ini mampu menjadi mitra kritis bagi pemerintah. Kader PMII juga bisa mengisi leading sektor yang ada baik di tingkat Desa, Kecamatan, Kepala Daerah, bahkan bukan tidak mungkin Presiden," kata Gun Gun.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR