180712110214-menso.jpg

Rio Ryzki Batee

Idrus Marham

Mensos Minta Forum Rektor Dukung Percepatan Penanganan Kemiskinan

Bandung Raya

Kamis, 12 Juli 2018 | 11:02 WIB

Wartawan: Rio Ryzki Batee

MENTERI Sosial, Idrus Marham berharap Forum Rektor dapat mendukung sinergi antara Perguruan Tinggi dan desa, sebagai percepatan penanganan kemiskinan sampai ke berbagai pelosok. Dimana akan berperan penting dalam pengembangan Desa Sejahtera Mandiri (DSM)

"Forum Rektor ini telah dibentuk atas gagasan para Rektor Perguruan Tinggi pengelola program Desa Sejahtera Mandiri yang menginginkan adanya wadah diskusi, untuk mendialogkan masa depan dari program tersebut," ungkapnya usai memberikan arahan pada Forum Rektor di Hotel Bidakara Savoy Homan, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (12/7/2018).

Menurutnya, keberadaan forum tersebut, menunjukan komitmen Perguruan Tinggi dalam membantu penanganan kemiskinan dan pemberdayaan di desa.

Idrus mengungkapkan, jumlah penduduk miskin pada tahun 2017 masih pada kisaran 26,5 juta atau 10,12 persen dari jumlah penduduk. Sedangkan pemerintah menargetkan angka kemiskinan pada tahun 2018, mengalami penurunan pada kisaran antara 9,50 hingga 10 persen.

"Besaran target penurunan angka kemiskinan ini tidak mudah dicapai, untuk itu diperlukan peran Perguruan Tinggi sebagai potensi dan sumber kesejahteraan sosial dalam penanganan kemiskinan di Indonesia," katanya.

Idrus menuturkan dengan potensi kelimuannya Perguruan Tinggi dapat berperan mengimplementasikan ide dan gagasan dalam memperkuat model penanganan kemiskinan. Seperti sebagai lembaga akademik memiliki otoritas keilmuan dengan kaidah ilmiah untuk mengembangkan pengetahuan, teknologi dan model penanganan kemiskinan secara komprehensif, integrative dan profesional.

"Terutama kebijakan Perguruan Tinggi untuk mensinergikan Tridarma dalam bentuk pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat di Lokasi Desa Sejahtera Mandiri. Ini bagian dari komitmen untuk berinovasi dan mengembangkan model penanganan kemiskinan dengan mengali seluruh potensi dan sumber daya untuk kesejahteraan sosial masyarakat di desa," jelasnya.

Selain itu, Perguruan Tinggi juga merupakan salah satu Lembaga penggodokan terhadap sumber daya manusia yang intelektual dan memiliki kapasitas keilmuan yang memadai. Sehingga diharapkan melalui wadah tersebut maka tercipta insan yang proaktif terjun langsung mengatasi berbagai masalah kemiskinan.

"Dengan demikian cendekia kita tidak hanya kaya akan teori dan gagasan namun sebaliknya teori, ide serta gagasan ini dapat diimplementasikan langsung  dalam kehidupan bersamasyarakat. Terutama membantu menjawab kebutuhan sosial rakyat banyak di tingkat desa," ujarnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR